Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Jaringan BRILink Agen Mekaar Tembus 426 Ribu, Transaksi Capai Rp3,52 Triliun

Aditya Novrian • Sabtu, 25 April 2026 | 15:14 WIB
Jaringan BRILink Agen Mekaar Tembus 426 Ribu, Transaksi Capai Rp3,52 Triliun
Jaringan BRILink Agen Mekaar Tembus 426 Ribu, Transaksi Capai Rp3,52 Triliun

JAKARTA, RADAR MALANG – Penguatan inklusi keuangan di segmen ultra mikro terus digenjot. Dalam lima tahun terakhir sejak terbentuknya Holding Ultra Mikro (UMi), BRI Group memperluas jangkauan layanan hingga ke tingkat komunitas.

Salah satu indikatornya terlihat dari pertumbuhan jaringan BRILink Agen Mekaar. Hingga Maret 2026, jumlahnya telah mencapai 426 ribu agen yang tersebar di berbagai daerah.

Aktivitas transaksi melalui jaringan ini juga cukup tinggi. Tercatat sebanyak 2,68 juta transaksi dengan total volume mencapai Rp3,52 triliun.

BRILink Agen Mekaar merupakan pengembangan dari nasabah program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) yang dijalankan PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Program ini berfokus pada pemberdayaan perempuan prasejahtera melalui pembiayaan berbasis kelompok.

Dalam praktiknya, para agen—yang sebagian besar merupakan ketua kelompok Mekaar—berperan sebagai perpanjangan layanan perbankan di lingkungan masing-masing. Layanan yang diberikan meliputi transfer, tarik tunai, hingga pembayaran berbagai tagihan.

Melalui skema ini, para agen tidak hanya mendapatkan tambahan penghasilan dari sharing fee transaksi. Mereka juga turut berperan dalam membuka akses layanan keuangan bagi masyarakat yang belum terjangkau perbankan.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan, pengembangan BRILink Agen Mekaar menjadi bagian dari strategi memperluas inklusi keuangan secara berkelanjutan.

“BRI membangun ekosistem berbasis sharing economy dengan melibatkan masyarakat sebagai agen layanan keuangan. Sinergi dalam Holding Ultra Mikro menjadi langkah strategis menjawab tantangan inklusi keuangan,” ujarnya.

Selain itu, inisiatif ini juga mendorong pembukaan rekening Simpedes UMi dalam skala luas. Sepanjang 2025, sekitar 1,4 juta debitur PNM tercatat mulai naik kelas melalui pemanfaatan layanan BRI dan Pegadaian.

Seiring perkembangannya, peran BRILink Agen Mekaar tidak lagi sekadar penyedia layanan transaksi. Agen kini mulai bertransformasi menjadi penyedia layanan mikro yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat secara lebih luas.

Program ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, terutama dari desa dan komunitas bawah, guna mendorong pemerataan dan pengentasan kemiskinan.

Dengan jangkauan yang terus meluas, BRILink Agen Mekaar menjadi salah satu pilar penting dalam mempercepat inklusi keuangan, khususnya bagi masyarakat yang belum terlayani layanan perbankan formal.

Editor : Aditya Novrian
#inklusi keuangan Indonesia #BRILink Agen Mekaar #program Mekaar #BRI Group #Holding Ultra Mikro