Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

UMKM Binaan BRI Tembus Pasar Global, Raih Kontrak Rp54,5 Miliar di FHA Singapura 2026

Aditya Novrian • Jumat, 1 Mei 2026 | 14:11 WIB
UMKM binaan BRI mencetak kontrak Rp54,5 miliar di FHA Singapura 2026. Produk lokal seperti madu dan rempah diminati pasar global.
UMKM binaan BRI mencetak kontrak Rp54,5 miliar di FHA Singapura 2026. Produk lokal seperti madu dan rempah diminati pasar global.

JAKARTA, RADAR MALANG – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus mendorong produk lokal menembus pasar internasional. Salah satunya melalui partisipasi dalam Food and Hospitality Asia 2026 yang digelar di Singapura pada 21–24 April 2026.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi BRI untuk mengintegrasikan UMKM binaan ke dalam ekosistem perdagangan global. Hasilnya, tercatat 14 kesepakatan dagang dengan nilai mencapai USD 3,17 juta atau sekitar Rp 54,5 miliar.

Tak hanya itu, potensi transaksi lanjutan diproyeksikan mencapai USD 10,3 juta atau hampir Rp 177 miliar. Komoditas unggulan yang diminati pasar global antara lain madu, bumbu organik, produk pertanian, hingga hasil perikanan dan rempah-rempah.

Partisipasi ini merupakan hasil sinergi antara BRI, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, serta Bank Indonesia.

Sebanyak 16 UMKM hasil kurasi BRI turut ambil bagian dengan membawa berbagai inovasi produk, mulai dari pangan olahan, herbal, hingga komoditas agro. Beberapa di antaranya seperti camilan sehat CasaGrata, sambal pecel Pelita Lumpang Mas, serta cokelat artisan dari PT Sumatra Coklat Indonesia.

Direktur Commercial Banking BRI, Alexander Dippo Paris Y. S., menilai capaian ini menjadi bukti daya saing produk lokal di pasar global.

“Pencapaian UMKM binaan BRI menembus pasar Singapura merupakan validasi bahwa produk lokal mampu memenuhi standar kualitas mitra bisnis global,” ujarnya.

Menurutnya, BRI akan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna membangun kepercayaan pasar internasional terhadap produk Indonesia. Hal ini penting agar UMKM nasional dapat terintegrasi dalam rantai pasok global secara berkelanjutan.

Paviliun Indonesia dalam ajang ini dibuka oleh Hotmangaradja Pandjaitan dan dihadiri oleh perwakilan BRI Singapura serta atase perdagangan RI.

Melalui langkah ini, BRI menegaskan komitmennya dalam menyediakan solusi keuangan komprehensif sekaligus mendorong UMKM agar mampu bersaing di tingkat internasional secara berkelanjutan.

Editor : Aditya Novrian
#BRI UMKM #UMKM BRI global #FHA Singapura 2026 #ekspor UMKM Indonesia #produk lokal go internasional