Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Alhamdulillah, Harga Ayam Ras di Malang Sudah Turun

Indah Mei Yunita • Selasa, 9 Juni 2026 | 17:16 WIB

 

MINIM PEMBELI: Salah satu pedagang ayam potong di Pasar Kepanjen melayani pembeli kemarin (8/6) (INDAH MEI YUNITA/RADAR MALANG)
.
MINIM PEMBELI: Salah satu pedagang ayam potong di Pasar Kepanjen melayani pembeli kemarin (8/6) (INDAH MEI YUNITA/RADAR MALANG) .

 

KEPANJEN – Hari Raya Idul Adha yang diiringi pembagian daging kurban berpengaruh terhadap harga ayam ras di pasaran. Diduga karena masyarakat sudah mendapatkan daging kurban, kebutuhan terhadap ayam menurun. Imbasnya, harga ayam merosot tergerus daging kurban.

Setidaknya itulah yang dirasakan Tunik, salah satu pedagang ayam di Pasar Kepanjen. Dia mengeluhkan sepinya pembeli sejak Idul Adha beberapa hari lalu.

“Hari ini (kemarin, 8/6) saya mengambil 25 kilogram ayam dari peternak, tapi sampai siang ini masih sisa sekitar 12 kilogram,” ujar pedagang asal Desa Talangagung itu.

Dia menyebut, ayam yang tersisa lainnya kembali dibawa pulang dan disimpan di freezer supaya bisa dijual kembali keesokan harinya. Jika benar-benar sepi, stok ayam tersebut bisa habis dalam 2-4 hari.

Tunik mengambil ayam tersebut dari Desa Cempokomulyo, Kecamatan Kepanjen. Permintaan tidak menentu setiap hari. Jika ramai, 25 kilogram bisa habis dalam sehari. Biasanya, ayam tersebut dijual Rp 34.000 per kilogram.

“Karena sepi, sekarang harganya Rp 30.000 per kilogram. Setelah Idul Adha itu mulai sepi-sepinya,” ucap perempuan 60 tahun itu.

Luluk Isnaini, salah satu pembeli daging ayam ras turut merasakan penurunan harga tersebut. Untuk kelancaran usahanya, memang menguntungkan ketika harga ayam turun. Dia bisa mengambil lebih banyak dibanding saat harga ayam melonjak.

“Tapi permintaan katering saya juga sedang sepi-sepinya. Alhamdulillah, masih ada pesanan setiap minggu, terutama saat Jumat. Biasanya Jumat berkah,” kata perempuan usia 30 tahun itu.

“Ini saya beli ayam untuk acara syukuran besok pagi,” imbuh warga Kelurahan Ardirejo itu.

Dengan penurunan harga tersebut, selain membeli untuk pesanan, dia juga membeli untuk konsumsi pribadi. Jika untuk pesanan, dia membeli sekitar 5-10 kilogram, sedangkan untuk konsumsi pribadi hanya membeli 500 gram atau satu kilogram.

Harga tersebut sesuai dengan rata-rata harga ayam ras di Kabupaten Malang. Hal itu tercantum dalam sistem informasi ketersediaan dan perkembangan harga bahan pokok (siskaperbapo) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim. (yun/dan).

Editor : Mahmudan
#ekonomi malang #malang hari ini #Harga Ayam