MALANG, RADAR MALANG – Indeks saham utama Korea Selatan, Korea Composite Stock Price Index (KOSPI), melonjak 17,9 persen pada perdagangan Jumat (31/7)
Kenaikan tersebut menjadi rekor penguatan harian terbesar sepanjang sejarah KOSPI setelah pasar sebelumnya mengalami tekanan dalam tiga hari berturut-turut.
Baca Juga: Raksasa Chip SK Hynix Bersinar di Nasdaq, Saham Naik Dua Digit pada Hari Pertama
Lonjakan ini didorong oleh menguatnya saham-saham perusahaan semikonduktor, terutama Samsung Electronics dan SK Hynix.
Saham Samsung tercatat naik sekitar 28 persen, sedangkan SK Hynix melonjak sekitar 30 persen.
Sebagai dua perusahaan dengan bobot besar di KOSPI, kenaikan keduanya memberikan dampak signifikan terhadap pergerakan indeks secara keseluruhan.
Pemulihan tersebut terjadi setelah investor kembali optimistis terhadap prospek industri kecerdasan buatan (AI).
Sentimen positif muncul menyusul laporan keuangan Microsoft yang menunjukkan investasi besar perusahaan di bidang AI mulai menghasilkan keuntungan.
Kondisi tersebut mendorong kembali minat investor terhadap saham-saham teknologi dan produsen chip, termasuk perusahaan asal Korea Selatan.
Sebelumnya, KOSPI sempat merosot lebih dari 17 persen dalam tiga hari perdagangan akibat kekhawatiran bahwa lonjakan saham AI telah membentuk gelembung, ditambah meningkatnya persaingan dari perusahaan chip asal China.
Kondisi itu memicu aksi jual besar-besaran terhadap saham teknologi hingga menyeret indeks ke level terendah dalam beberapa bulan terakhir.
Baca Juga: Saham BBCA Naik 4 Persen, Ditopang Transaksi Jumbo dan Aksi Borong Investor Asing
Meski berhasil mencatat pemulihan yang tajam, analis menilai volatilitas pasar masih berpotensi berlanjut.
Pergerakan KOSPI dalam beberapa waktu ke depan diperkirakan masih akan dipengaruhi perkembangan industri AI global, kinerja perusahaan semikonduktor, serta sentimen investor terhadap sektor teknologi.
Editor : Aditya NovrianSumber : sumber dari segala sumber