Berita Terbaru Ekonomi Internasional Kesehatan Kriminal-Kasuistika Lifestyle Malang Raya Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Politik-Pemerintahan Sosok Wisata-Kuliner

Pengelola Mall Andalkan Sektor Kuliner dan Mainan

Aditya Novrian • 2025-06-01 18:10:41
JADI ANDALAN: Pengunjung Matos duduk santai di foodcourt sambil menunggu pesanan datang kemarin.
JADI ANDALAN: Pengunjung Matos duduk santai di foodcourt sambil menunggu pesanan datang kemarin.

MALANG KOTA – Daya beli masyarakat hingga pertengahan 2025 belum stabil. Hal itu menjadi tantangan bagi sejumlah sektor usaha. Salah satunya adalah mal.

Pengelola mal di kini menyiapkan strategi agar masyarakat mau untuk datang. Sektor makanan dan mainan menjadi andalan pengelola untuk menggaet pengunjung.

”Dua sektor itu memang jadi daya tarik tersendiri, karena memang sebagian pengunjung datang ingin ke sana,” ujar Mall Director Matos Fifi Trisjanti.

Meski demikian, pihaknya tetap mencari solusi lain lewat sector fashion dan kebutuhan rumah tangga. Mengingat kebutuhan sandang dan pangan masih menjadi alasan utama orang mau dating ke mal. Indikatornya juga dengan melihat rekam jejak brand selama beberapa tahun terakhir.

Kalau brand tersebut masih bertahan di mal bahkan, artinya brand value tersebut sudah kuat. Fifi menuturkan penurunan daya beli masyarakat tak lain disebabkan perang dagang yang tak berkesudahan. Karena kondisi ekonomi tidak pasti, masyarakat cenderung berhemat.

Sebuah tantangan baginya untuk menghadirkan brandbrand yang sesuai dengan target pasar masyarakat Kota Malang. Hal yang sama juga diakui oleh Leasing Executive PT Mustika Taman Olympic (Manajemen Mal Olympic Garden) Peptina Magdalena. Dirinya juga memperkuat sektor makanan untuk menggaet pelanggan.

”Namun saat ini angka kunjungan MOG memang masih stabil,” ujarnya.

Dirinya belum memiliki data income masing masing toko di MOG. Namun mayoritas memang ikut merasakan penurunan daya beli masyarakat. Pihaknya menyelenggarakan banyak event untuk tetap menarik pengunjung datang.

Termasuk mendatangkan brand-brand besar dan luxury untuk menyasar target pelanggan kelas menengah atas. (aff/adn)

Editor : A. Nugroho
#daya beli #mog #Mal Olympic Garden