RADAR MALANG - Banjir bandang yang melanda Kota Valencia, Spanyol pada Selasa (29/10), menelan ratusan korban jiwa dan juga menimbulkan kerugian material yang besar.
Peristiwa ini berawal dari hujan lebat yang terus turun selama 10 jam lamanya tanpa henti.
Akibat dari curah hujan yang tinggi, Sungai Turia meluap dan terjadilah banjir besar.
Baca Juga: Fenomena Langka, Gurun Pasir Al Jawf di Arab Saudi Bersalju
Pemerintah pun mengeluarkan peringatan terkait banjir kepada warga untuk tetap di rumah dan berhati-hati.
Namun, banyak yang menyayangkan pemberitahuan itu diumumkan terlambat.
Banyak yang masih berada di jalan dan terjebak macet saat banjir bandang datang.
Para ahli meteorologi mengatakan bahwa banjir tersebut merupakan salah satu bencana alam terburuk dalam sejarah.
Setelah banjir berhenti, mulai dilakukan penyisiran wilayah yang sudah terlihat kacau itu.
Para warga, tentara, polisi, pemadam kebakaran, dan relawan berbondong-bondong datang untuk gotong royong membersihkan lumpur bekas banjir.
Aparat dan warga mengerahkan seluruh tenaganya.
Mereka turut membersihkan puing-puing sembari mencari korban banjir.
Selain itu, juga dikerahkan bantuan alat berat untuk mempercepat proses pembersihan Kota Valencia.
Banjir yang sangat dahsyat ini menyisakan pilu, begitu banyak korban jiwa dan para warga kehilangan tempat tinggal. (Najwa Azelia Putri Nasution)
Editor : Aditya Novrian