Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Korea Selatan Resmi Masuki Kategori 'Super-Aged Society'

Aditya Novrian • Kamis, 26 Desember 2024 | 18:00 WIB
Ilustrasi masyarakat Korea Selatan. (Freepik)
Ilustrasi masyarakat Korea Selatan. (Freepik)

RADAR MALANG - Korea Selatan telah resmi menjadi negara dengan ‘super-aged society’ atau masyarakat ‘super tua’. 

Hal ini disebabkan oleh persentase penduduk yang berusia 65 tahun atau lebih yang telah melampaui 20 persen. 

Informasi ini dipaparkan oleh Kementerian Dalam Negeri Korea Selatan pada hari Selasa (24/12) lalu, ketika negara tersebut menghadapi krisis demografi berupa populasi yang menua dengan cepat dan tingkat kelahiran yang rendah.

Baca Juga: Usai Deklarasi Darurat Militer, Presiden Korea Selatan Kini Terancam Dicopot

Hingga hari Senin, jumlah warga Korea yang berusia 65 tahun atau lebih mencapai 10,24 juta orang, mencakup 20 persen dari total populasi negara tersebut yang berjumlah 51,22 juta orang, menurut data dari Kementerian Dalam Negeri.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengklasifikasikan negara-negara dengan lebih dari 7 persen penduduk berusia 65 tahun ke atas sebagai masyarakat yang menua. 

Negara dengan lebih dari 14 persen penduduk lanjut usia disebut sebagai masyarakat lanjut usia. 

Baca Juga: Presiden Korea Selatan Tolak Pengunduran Diri, Tetap Merasa Tak Bersalah

Sementara negara dengan lebih dari 20 persen penduduk lanjut usia dikategorikan sebagai masyarakat sangat lanjut usia atau super tua.

Kelompok usia lanjut di Korea Selatan secara bertahap meningkat selama bertahun-tahun. 

Pada tahun 2008, jumlah penduduk dalam kelompok ini mencapai 4,94 juta orang, mencakup 10 persen dari populasi. 

Persentase ini terus bertambah, melampaui 15 persen pada tahun 2019 dan mencapai 19,05 persen pada Januari tahun ini.

Hingga hari Senin, jumlah wanita dalam kelompok usia ini mencapai 5,69 juta, dibandingkan dengan 4,54 juta pria.

Provinsi Jeolla mencatatkan persentase tertinggi penduduk lansia, yaitu 27,18 persen dari total populasi di wilayah tersebut. 

Sementara itu, Kota Sejong memiliki persentase terendah, yaitu 11,57 persen. 

Di ibu kota Seoul, kelompok usia lanjut mencakup 19,41 persen dari total populasi.

Korea Selatan telah mengumumkan rencana untuk meluncurkan strategi kementerian populasi baru guna mengatasi krisis demografi yang dihadapinya. (Sofia)

Editor : Aditya Novrian
#Korea Selatan #tua #lanjut usia #super aged society #penduduk