RADAR MALANG - Sebuah kecelakaan pesawat tragis terjadi di Bandara Internasional Muan, Korea Selatan, pada Minggu (29/12).
Pesawat Jeju Air yang membawa 181 penumpang dan enam awak mendarat gagal dan menabrak pagar bandara, menyebabkan kebakaran yang dahsyat.
Sampai saat ini, minimal 119 orang telah dinyatakan tewas, meskipun jumlah korban jiwa masih diperdebatkan.
Baca Juga: Ledakan Gas di Akademi Polisi Kairo, Tiga Petugas Tewas
Ahli penerbangan internasional telah mengungkapkan keraguan terhadap teori tabrakan burung sebagai penyebab utama kecelakaan ini.
Mereka menekankan bahwa pola kerusakan pada struktur pesawat tidak sesuai dengan apa yang biasanya terjadi dalam tabrakan burung.
Hal ini menimbulkan spekulasi bahwa faktor lain seperti kesalahan operator atau kerusakan mekanis mungkin berperan dalam insiden ini.
Video rekaman CCTV menunjukkan detik-detik menjelang kecelakaan, di mana pesawat tergelincir di landasan pacu dan kemudian menabrak pagar bandara.
Api yang membakar pesawat sangat intens, menyebabkan kepulan asap hitam yang membumbung tinggi.
Upaya pemadam kebakaran berhasil memadamkan api dalam waktu singkat, tetapi korban jiwa sudah terhitung.
Presiden sementara Korea Selatan, Choi Sang-mok, memerintahkan upaya penyelamatan "total" sebagai respon atas kecelakaan ini.
Belasungkawa dan simpati yang mendalam telah disampaikan kepada keluarga korban, dan pemerintah berkomitmen untuk melakukan investigasi menyeluruh untuk menentukan penyebab pasti kecelakaan ini.
Masih banyak pertanyaan yang belum terjawab mengenai insiden ini, tetapi satu hal jelas, kecelakaan pesawat Jeju Air telah menjadi salah satu insiden penerbangan paling mematikan di Korea Selatan dalam beberapa tahun terakhir. (rie)
Editor : Aditya Novrian