Radar Malang – Setelah lebih dari 15 bulan mengungsi ribuan warga Palestina kini kembali ke rumah mereka di Gaza Utara.
Pada (27/1), lebih dari 300.000 orang yang sebelumnya mengungsi di wilayah Gaza Selatan dan Tengah memulai perjalan pulang mereka.
Warga Palestina sebagian besar menempuh perjalanan dengan berjalan kaki sambil membawa barang-barang mereka.
Baca Juga: PBB Tolak Rencana Trump Relokasi Palestina dari Gaza
Menurut laporan dari Kantor Media Gaza, mereka menggunakan jalur Rashid (barat) dan Salah al-Din (timur) untuk kembali ke rumah mereka yang hancur.
Perjalanan pulang ini terjadi setelah tercapainya kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas yang berlaku pada 19 Januari 2025.
Kesepakatan ini menghentikan konflik yang mengakibatkan lebih dari 47.300 korban jiwa di kalangan warga Palestina, mayoritas dari wanita dan anak-anak.
Baca Juga: Pertukaran Tahanan di Gaza: Empat Tentara Israel Dibebaskan dalam Kesepakatan Gencatan Senjata
Dalam suasana penuh haru, ribuan warga Palestina merayakan kepulangan mereka dengan bernyanyi.
Namun, kepulangan ini juga membawa kesedihan karena banyak rumah yang dituju telah hancur akibat serangan.
Meskipun demikian, semangat untuk kembali ke tanah air tetap kuat di kalangan warga Gaza dengan harapan dapat membangun kembali kehidupan mereka meski dalam keadaan yang sulit.
Kembalinya ribuan warga Palestina ini menjadi momen penting dalam Sejarah konfilik yang berkepanjangan dan menunjukkan harapan untuk perdamaian. (Tiw)
Editor : Aditya Novrian