Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Malang, Goly Karyanto mengatakan jika tim pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 10.05. "Setelah tiba di lokasi, kami langsung melakukan penganggulangan, dan sekitar pukul 10.30 api sudah dapat dijinakkan," jelasnya.
Farida menjelaskan, jika pada saat kejadian sekitar pukul 09.30 tiba-tiba listrik di rumahnya mengalami pemadaman. "Pada saat itu saya berada di bengkel colter bubut milik saya, kemudian tiba-tiba mati lampu," paparnya.
Setelah mengetahui listrik di rumahnya padam, tak lama kemudian perempuan yang akrab dipanggil Nana ini lalu mendengar suara teriakan dari tetangga depan rumahnya. "Hei, loteng omahmu kobongan (Hei! Lantai dua rumahmu terbakar)," kata Nana sembari menirukan suara teriakan tetangganya.
Mengetahui hal tersebut, Nana langsung keluar dari bengkelnya dan melihat lantai dua rumah miliknya sudah disantap kobaran api. "Di lantai dua itu ada kamar Om saya, juga ada barang-barang lama di sana," jelas dia.
Ibu dua anak ini menduga, jika pemicu dari kebakaran tersebut bisa disebabkan oleh korsleting listrik, atau putung rokok. "Yang penting anak-anak semua selamat, dan semoga bisa diambil hikmahnya," tandasnya.
Pewarta: Septianur Aji Hariyanto
Editor : Shuvia Rahma