”Jadi ini bantuannya barengan. Programnya namanya Program Sosial Bank Indonesia (PSBI). Kemudian Pak Andreas sebagai wakil rakyat dari dapil Malang mengajukan proposal kerjasama baik di pusat maupun daerah,” ujar Kepala BI Perwakilan Malang Malang Azka Subhan A.
Bantuan yang diterima secara simbolis oleh Wakil Bupati Malang Drs H Didik Gatot Subroto SH MH itu diharapkan bisa menjadi motivasi bagi pelaku perbankan lain agar turut melakukan hal serupa. ”Ini kan persatuannya simbolis, BNI sudah duluan jalan, Mandiri juga sudah jalan. Nah, nanti ini saya posting ke grup BMPD biar bank lain secara individu juga membantu,” lanjut Azka.
Azka berharap, program bantuan ini bisa berlangsung secara berkelanjutan. Hanya saja melihat kondisi perbankan saat ini, pihaknya tidak bisa memaksakan. ”Kalau bantuan dari masing-masing perbankan itu kan kebijakan dia (masing-masing) bank sama pusatnya. Mudah-mudahan lewat cara itu mereka bisa memotivasi,” sambung pria berkacamata itu.
Adapun rincian bantuan yang diserahkan antara lain dari program PSBI senilai Rp 200 juta juga terpal serta material bangunan. Sementara dari BMPD berupa uang senilai Rp 100 juta juga diserahkan kepada para korban gempa di Kabupaten Malang. Sementara dari Ikatan Pegawai BI (IPEBI) bantuan yang disalurkan berupa 250 paket sembako dan terpal.
Pewarta: Intan Refa Septiana Editor : Farik Fajarwati