Kepala Desa (Kades) Tunjungtirto Hanik Dwi Martya P. mengatakan kerja sama ini merupakan salah satu cara agar desa memperoleh penghasilan. "Keuntungannya akan kembali lagi ke masyarakat. Untuk pembangunan masyarakat. Harapannya mampu menampung produk UMKM yang tentunya melalui proses kurasi oleh pihak Alfamart," terang Hanik di sela-sela launching kemarin. Selama kerja sama itu berjalan, kata Hanik, izin akan dipermudah. "Tapi ketika urusan pendirian toko modern dengan personal, saya sebagai kepala desa belum memberikan izin untuk operasional," imbuh Hanik.
Hanik mengatakan, pihaknya sudah berkomitmen dengan Alfamart bahwa produk-produk dihasilkan oleh masyarakat, baik berupa makanan kecil maupun kerajinan bisa mendapatkan tempat khusus di gerai Alfamart. ”Karena ini tidak murni untuk kepentingan tertentu tetapi untuk memfasilitasi warga Tunjungtirto,” kata dia.
Sementara itu, Franchise Relation Manager Alfamart Malang Azwirda Frist menambahkan, Alfamart Bumdes Maju Bersama Tunjungtirto Malang ini sinergi pertama antara Alfamart dengan desa Tunjungtirto. Kerja sama ini untuk pembangunan ritel modern. ”Diharapkan, kehadiran Alfamart bisa mendorong pertumbuhan ekonomi warga agar meningkat,” katanya. Kolaborasi pertama kali di Malang Raya ini bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain untuk konsep pengembangan BUMDes di wilayahnya masing-masing. (ren/dan) Editor : Mahmudan