KEPANJEN – Siap menghadapi perubahan serta mengikuti perkembangan zaman menjadi hal penting agar bisa terus berkembang. Seperti yang dilakukan Universitas Islam Raden Rahmat (Unira) Malang yang getol melakukan digitalisasi di lingkungan kampus. Mulai dari sistem pembayaran, literasi, hingga pemanfaatan layanan digital dalam sistem akademik.
Hal itu ditegaskan dalam grand launcing Transformasi Digital Unira Malang yang digelar 16 Februari lalu. Bertempat di halaman utama kampus Unira Malang, kegiatan tersebut diikuti civitas akademika dan perwakilan Bank Jatim Syariah.
Dalam sambutannya, Rektor Unira Malang Drs H Imron Rosyadi Hamid SE MSi mengungkapkan, untuk mengikuti perkembangan zaman perlu dilakukan penyesuaian-penyesuaian. Pria yang akrab disapa Gus Im itu mengungkapkan ada tiga tranformasi digital yang dilakukan.
Pertama digital payment service, baik di bidang pembayaran dan keuangan (online payment) dan penerimaan mahasiswa baru (PMB) online. Kedua, digital literacy termasuk di dalamnya perpustakaan digital dan penerbitan buku atau e book melalui Unira Press.
Sementara yang ketiga adalah digital academic service yaitu Sistem Informasi Manajemen Akademik (SIMA) berupa pelayanan akademik, perkuliahan, proses pembelajaran dosen dan mahasiswa secara daring.
“Jadi mahasiswa dapat membayar semua keuangan kampus melalui dompet digital seperti e-money yang juga berfungsi sebagai KTM (Kartu Tanda Mahasiswa),” bebernya. Ke depan, KTM itu tak hanya bisa digunakan lingkup kampus saja, namun akan diperluas manfaatnya agar bisa dipakai di tempat umum.
Sementara itu, Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Islam Raden Rahmat KH Dr Muhammad Hanief MPdi menyambut positif langkah transformasi digital yang digalakkan di kampus. ”Kami berharap dengan program ini juga dapat mempermudah dan mempercepat pelayanan kepada mahasiswa,” terangnya.
Dalam launching tersebut tampak hadir organ Yayasan Perguruan Tinggi Islam Raden Rahmat (YPTIRR). Mereka adalah Ketua Pembina Hj Kholida Masruroh SP, Ketua Pengurus Dr Muhammad Hanief MPdi, Sekretaris H Drs Mahmud Ghazali MSi, Bendahara Mochammad Muzaqqi dan Pengawas H Bambang Ali Mustofa SE.
Sementara itu, Kepala Satuan Pengawas Internal (SPI) Unira Malang R. M Mahrus Alie mengungkapkan, dengan transformasi digital ini diharapkan semakin memudahkan administrasi menjadi lebih sistematis. Serta menghindari error.
Program ini merupakan sebuah ikhtiar untuk memberikan pelayanan prima bagi mahasiswa melalui aplikasi mobile yang user friendly bagi gen z. Untuk penerimaan mahasiswa baru juga sudah dibuka untuk gelombang I dan dapat diakses di laman www.pmb.uniramalang.ac.id. “Nanti orang tua juga bisa memantau kehadiran anaknya,” tuturnya. (Jprm3/iza/nay)
Editor : Neny Fitrin