Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Warga Pusung Singosari Menanti Perbaikan Jalan Rusak

Mahmudan • Rabu, 24 April 2024 | 18:10 WIB

 

 

AKSES TERHAMBAT: Warga melintasi Jalan Pusung yang masih berupa bebatuan kemarin (23/4). Ketika hujan, medannya licin, sehingga membahayakan.
AKSES TERHAMBAT: Warga melintasi Jalan Pusung yang masih berupa bebatuan kemarin (23/4). Ketika hujan, medannya licin, sehingga membahayakan.

 

SINGOSARI – Infrastruktur jalan di Kabupaten Malang belum sepenuhnya layak. Masih ada ruas jalan yang perkerasannya berupa tanah. Yakni di Dusun Pusung, Desa Wonorejo, Kecamatan Singosari.

Bahkan jalan tersebut tidak dapat sembarangan diakses. Untuk mobil, disarankan menggunakan sejenis jeep. Sedangkan motor, disarankan berjenis trail. ”Di sana (permukiman area Jalan Pusung) masih ada banyak rumah. Ada sekitar 100 KK,” ujar Darip, warga sekitar.

Menurut dia, akses jalan menuju permukiman tersebut sangat memprihatinkan. Perkerasannya masih tanah dan licin saat dilintasi. “Pernah ada orang jatuh di jalan itu. Warga Dusun Pusung mungkin sudah terbiasa melintas di sana,” lanjut pria berusia 50 tahun itu.

Jalan yang menghubungkan antara Dusun Pusung dan Dusun Banyol, Desa Wonorejo itu belum sepenuhnya terbangun. Dari panjang jalan sekitar 2,5 kilometer, sekitar 1,3 kilometer yang belum dibangun.

”Dari Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (DPUBM), yang bisa terealisasi (terbangun) 800 meter,” ujar Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat Desa Wonorejo Fadhan Azis.

Sebelumnya, pihak desa sudah mencoba membangun jalan tersebut secara bertahap. Biayanya diambilkan dari Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD) pada 2018 dan 2019. Kemudian, pada 2020 dan 2021, pembangunan dihentikan karena pandemi Covid-19. “Pembangunan pada 2022 dibantu Pemkab,” lanjutnya.

Namun selama lima tahun, hanya sekitar 1,2 kilometer yang dibangun. Saat ini pihaknya mengharapkan bantuan Pemkab Malang lagi untuk realisasi pembangunan jalan tersebut. Pertengahan Januari 2024 lalu, Pemkab Malang sudah melakukan peninjauan jalan. Selain janji pembangunan jalan, Fadhan menyebutkan, terdapat berbagai bantuan diterima. Seperti pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di 10 titik, serta bedah rumah dan pembangunan jamban dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPKPCK). “Realisasinya menunggu PAK (Perubahan Anggaran Keuangan),” pungkasnya. (yun/dan).

Editor : Mahmudan
#singosari #jalan rusak #Kabupaten Malang