Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kabupaten Malang Butuh 24.542 Ekor Hewan Ternak untuk Kurban

Mahmudan • Selasa, 18 Juni 2024 | 15:30 WIB

LOKASI MENYEBAR: Masyarakat menyembelih hewan kurban di area Pendapa Agung Kabupaten Malang kemarin (17/6). Penyembelihan dilakukan di hampir 1.100 titik.
LOKASI MENYEBAR: Masyarakat menyembelih hewan kurban di area Pendapa Agung Kabupaten Malang kemarin (17/6). Penyembelihan dilakukan di hampir 1.100 titik.
 

 

KEPANJEN – Jumlah hewan kurban saat Hari Raya Idul Adha 204 terbilang banyak. Data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Malang mengungkap, jumlahnya menembus 415 ribu ekor. Rinciannya, 83 ribu ekor sapi, 293 ribu kambing, dan 39 ribu domba.

Lokasi penyembelihan tersebar di hampir 1.100 titik se-Kabupaten Malang. Mulai masjid, lembaga pendidikan, instansi swasta, instansi pemerintahan, hingga masyarakat umum. Kemarin (17/6), penyembelihan satu ekor sapi dari Bupati Malang dilakukan di Pendapa Agung Kabupaten Malang. Setelah disembelih, daging hewan kurban tersebut akan dibagikan untuk pegawai honorer maupun aparatur sipil negara (ASN) yang berkantor di sekitar Pendapa Agung Kabupaten Malang.

“Ini memang rutinitas setiap tahun. Dari ASN banyak yang kurban. Tapi yang jelas, bupati berkurban satu ekor sapi, wabup satu ekor sapi, dan ketua DPRD satu ekor sapi,” ujar Bupati Malang H M. Sanusi kemarin (17/6).

Terpisah, Kepala DPKH Kabupaten Malang Eko Wahyu Widodo menyampaikan, persediaan hewan kurban sudah melebihi kebutuhan. Namun jumlah yang disembelih pada hari pertama Idul Adha belum bisa dirinci. Data tersebut akan di-rekapitulasi tujuh hari setelah pelaksanaan hari raya. ”Kebutuhan kami, untuk sapi sekitar 3.990 ekor. Kambing 20.436 ekor, dan domba sekitar 116 ekor. Totalnya 24.542 ekor hewan kurban,” ucap pejabat eselon II B Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang itu.

Penyembelihan hewan kurban terus dipantau oleh Pemkab Malang. Setidaknya, ada 200 personel pemantau dari DPKH. Sebagai antisipasi, pihaknya mengerahkan dokter hewan di semua pasar hewan untuk melakukan pengecekan.

Pemantauan di lapak-lapak penjualan hewan juga sudah dilaksanakan. Itu untuk memastikan, supaya semua hewan kurban bebas penyakit. Sehingga keamanan hewan kurban lebih terjamin. “Hewan ternak yang terkena penyakit seperti PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) dan LSD (Lumpy Skin Disease) juga sudah sembuh semua,” pungkasnya. (yun/dan)

Editor : Mahmudan
#hewan kurban #Kabupaten Malang #hari raya idul adha