Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

970 Mahasiswa Universitas Brawijaya Malang Mengabdi di 70 Desa

Mahmudan • Selasa, 2 Juli 2024 | 02:33 WIB

 

 

PENGABDIAN: Wakil Rektor (Warek) 5 Bidang Riset dan Inovasi Prof Dr Unti Ludigdo SE MSi Ak (tengah) dalam upacara pelepasan 970 mahasiswa program MMD di auditorium UB tadi pagi (1/7)
PENGABDIAN: Wakil Rektor (Warek) 5 Bidang Riset dan Inovasi Prof Dr Unti Ludigdo SE MSi Ak (tengah) dalam upacara pelepasan 970 mahasiswa program MMD di auditorium UB tadi pagi (1/7)

 

MALANG KOTA – Sebanyak 970 mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) diterjunkan ke 70 desa. Rinciannya, 30 desa di Kabupaten Malang dan 40 desa lainnya tersebar di Probolinggo, Pasuruan, Blitar, dan Banyuwangi. Penerjunan ratusan mahasiswa tersebut dalam rangka program Mahasiswa Membangun Desa (MMD).

Tadi pagi (1/7) mereka menghadiri upacara pelepasan di halaman auditorium UB. Acara bertema ”Mahasiswa Berkarya, Desa Berdaya” tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor (Warek) 5 Bidang Riset dan Inovasi UB Prof Dr Unti Ludigdo SE MSi Ak, Direktur Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat UB Prof Luchman Hakim SSi MAgrSc PhD, dan Direktur Direktorat Kemahasiswaan UB Dr Sujarwo SP MP

Ketua Pelaksana MMD 2024 Bayu Adi Kusuma SP MSi MBA mengatakan, MMD adalah bentuk pengabdian sekaligus pembelajaran di masyarakat. Mahasiswa tidak hanya akan mendiseminasikan teknologi, tetapi juga memperkuat profil desa sesuai dengan 18 Sustainable Development Goals (SDGs). Mereka juga terlibat aktif dalam kegiatan masyarakat serta melakukan observasi dan pemetaan potensi desa. "Melalui MMD, mahasiswa diharapkan belajar kepemimpinan, kerja sama tim, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan," ujar ketua pelaksana MMD 2024 tersebut.

Sedangkan Warek 5 UB Prof Dr Unti Ludigdo SE MSi Ak berharap mahasiswa tersebut menjadi pembelajar sejati yang menawarkan solusi dan inovasi bagi desa. ”Tunjukkan karakter terbaik kalian. Bawa nama baik Universitas Braw`ijaya dan wujudkan syiar Universitas Brawijaya di desa,” kata Unti.

Sementara Prof Luchman Hakim menekankan bahwa target MMD adalah memberikan kontribusi positif pada Indikator Kinerja Utama (IKU) pendidikan, meningkatkan kualitas mahasiswa, serta membawa perubahan ekonomi, sosial budaya, dan lingkungan di desa-desa sasaran. ”Setiap kelompok MMD akan didampingi dosen pembimbing lapangan (DPL) untuk memastikan program berjalan lancar dan memberikan dampak nyata,” katanya.(ram/dan)

Editor : Mahmudan
#universitas brawijaya #pengabdian masyarakat #malang #Masuk Desa