WONOSARI – Ratusan warga berkumpul di Dusun Arjomulyo, Desa Bangelan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, kemarin (18/7). Mereka mengikuti rangkaian kegiatan bersih dusun di Wisata Waterfall Tanaka.
Pantauan Jawa Pos Radar Kanjuruhan, ratusan warga antusias mengikuti tradisi tahunan tersebut. Mereka mengarak 1.001 tumpeng. Kirab tumpeng diawali dengan mengitari lingkungan dusun. Setelah berkeliling lingkungan, warga berbondong-bondong menuju area wisata Waterfall Tanaka yang masih dalam satu dusun. ”Setelah itu dilanjutkan kegiatan bedah sumber,” ujar Ketua Pokmas Waterfall Tanaka Muhammad Abdul Ghofur kemarin.
Dalam bedah sumber, masing-masing warga bisa mengambil air yang telah didoakan tersebut. Biasanya, air tersebut untuk kegiatan bersih dusun selanjutnya.
Akhir acara, warga yang berjubel di lokasi tersebut berebut tumpeng yang sebelumnya diarak. Seribu lebih tumpeng tersebut berisi hasil bumi. Sengaja menggunakan hasil bumi sebagai wujud syukur masyarakat atas melimpahnya hasil bumi.
Abdul mengatakan, kirab 1.001 tumpang merupakan kegiatan rutin setiap 1 suro. Lokasinya digelar di wisata Waterfall Tanaka karena sekaligus ingin mempromosikan wisata desa tersebut. Dengan menjadi lokasi kirab, namanya akan semakin dikenal. Setidaknya bagi warga yang mengikuti kirab atau mendapat informasi mengenai kirab tersebut. “Harapannya berkembang keluar sambil mempromosikan Tanaka. Semoga jumlah kunjungannya semakin ramai,” kata dia.(iza/dan)
Editor : Mahmudan