Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Produksi Kentang Poncokusumo Malang Meningkat Hampir 50 Persen

Mahmudan • Rabu, 24 Juli 2024 | 22:22 WIB
MUSIM PANEN: Petani kentang di Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo memanen hasil tanamannya.
MUSIM PANEN: Petani kentang di Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo memanen hasil tanamannya.

PONCOKUSUMO - Produksi kentang di Kabupaten Malang mengalami penurunan. 

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Malang mengungkap, produksi kentang pada 2022 mencapai 208,32 ribu kuintal. 

Kemudian, pada 2023 turun menjadi 175,09 ribu kuintal. 

Tapi khusus di Poncokusumo justru produksinya meningkat hampir 50 persen. 

Pada 2022 masih 100 ribu kuintal, kemudian pada 2023 menjadi 146 ribu kuintal.

Untuk diketahui, kentang cocok ditanam di dataran tinggi, berkisar antara 900-2.500 meter di atas permukaan laut (mdpl). 

Baca Juga: Pemkab Malang Genjot Produksi Kentang Ngadas, Andalkan Varietas G2

Itulah yang membuat warga Poncokusumo mayoritas menanam kentang

“Kentang menjadi salah satu prioritas pengembangan di Kecamatan Poncokusumo. Bahkan, kentang di Desa Ngadas itu termasuk ciri khas kami,” ujar Camat Poncokusumo Agus Didik Agus Mulyono.

Kentang tersebut biasanya dipasarkan di tingkat lokal. 

Para petani di Desa Ngadas sudah memiliki pasar tetap, yakni pedagang lokal dari dalam desa. 

Namun, terdapat juga beberapa pedagang luar desa yang mengambil kentang 

dalam jumlah banyak.

Selain itu, untuk meningkatkan nilai tambah produk, kentang-kentang dari Desa 

Ngadas tidak dijual mentah. 

Melainkan terdapat olahan kentang yang dipasarkan. 

Seperti kentang goreng maupun keripik kentang. 

“Termasuk disajikan di beberapa restoran, salah satunya kafe di Bromo Hill Side,” lanjutnya. (yun/dan)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Produksi #50 Persen #malang #Kentang #poncokusumo #Meningkat