KEPANJEN - Jelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA melakukan survei di Kabupaten Malang. Survei dilakukan pada 25-30 Juli 2024 menggunakan metodologi multi stage random sampling. Untuk survei tersebut, LSI melakukan wawancara tatap muka bersama 440 responden dengan margin of error kurang lebih 4,8 persen.
Menurut hasil survei, elektabilitas Sanusi sebagai petahana masih di atas calon-calon yang lain dengan angka 56,1 persen. Tingginya elektabilitas Sanusi seiring dengan tingkat kesukaan masyarakat yang sangat tinggi, yakni 91,2 persen. Serta tingkat menginginkan kembali Sanusi untuk menjadi bupati periode berikutnya yakni 63,6 persen.
Selain elektabilitas calon bupati, calon wakil bupati juga menjadi bagian yang disurvei. Hasilnya, dalam simulasi 11 calon, Lathifah Shohib menjadi yang paling tinggi elektabilitasnya, yakni 15,7 persen. “Calon bupati dan calon wakil bupati tertinggi ditempati oleh kontestan pada Pilkada 2020,” ujar Peneliti LSI Denny JA Fadhli Fakhri Fauzan.
Jika dua calon tersebut dipasangkan dalam satu koalisi maka, berpotensi akan semakin memperkokoh elektabilitas keduanya. Hal tersebut ditunjukkan dalam simulasi pasangan calon bupati dan wakil bupati antara pasangan Sanusi-Lathifah Shohib. Paslon itu ada di peringkat pertama dengan 64,1 persen.(yun/dan).
Editor : Mahmudan