DAU - Polisi melakukan rekayasa lalu lintas (lalin) untuk mengantisipasi kemacetan akibat karnaval.
Salah satunya menutup jalur dari Batu ke Kota Malang.
Pengendara dari arah Kota Batu yang menuju Kota Malang tidak bisa melintasi Jalan raya Mulyoagung, Kecamatan Dau.
Sebab, di kawasan tersebut digelar karnaval PHBN (Peringatan Hari Besar Nasional) Kemerdekaan kemarin (25/8).
”Kami arahkan belok kiri melewati Karangploso (Kabupaten Malang),” ujar Kapolsek Dau Kompol Edi Hariadi kemarin.
Tapi mereka juga bisa belok kanan sebelum Pasar Karangploso.
Yakni belok kanan di simpang empat Pendem, Junrejo, Kota Batu. Kemudian lurus ke arah timur, memanfaatkan rute belakang kampus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
Kemudian lurus ke Jalan Candi Panggung, masuk Jalan Soekarno Hatta, Malang.
Namun untuk kendaraan dari arah Junrejo (Kota Batu) masih bisa menuju kota Malang melewati Mulyoagung.
Sebab jalan raya Mulyoagung tidak ditutup total.
Melainkan sebagian ruas saja yang dibuka.
”Untuk yang di jalan protokol kami terapkan satu lajur saja.
Jadi yang bisa dilalui itu yang sisi utara,” papar Edi.
Dia mengatakan, rekayasa lalin diterapkan seiring dimulainya karnaval.
Kegiatan tahunan itu dimulai pukul 09.00, namun mereka bersiapsiap satu jam sebelumnya.
”Berlangsung sampai pukul 15.00,” kata dia.
Guna pengamanan, 245 petugas gabungan dikerahkan.
”Selain TNI dan anggota Polsek, kami libatkan potensi lain seperti Banser, Linmas, Karang Taruna, RAPI, dan lain sebagainya,” sebut dia. (biy/dan)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana