Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Hari Ini Digelar KCC, Jalibar Malang Ditutup

Mahmudan • Sabtu, 31 Agustus 2024 | 13:10 WIB
LESTARIKAN BUDAYA: Salah seorang seniman menunjukkan penampilannya di ajang Kanjuruhan Culture Carnival (KCC) tahun lalu. Tahun ini kembali digelar.
LESTARIKAN BUDAYA: Salah seorang seniman menunjukkan penampilannya di ajang Kanjuruhan Culture Carnival (KCC) tahun lalu. Tahun ini kembali digelar.

 

KEPANJEN – Kanjuruhan Culture Carnival (KCC) kembali digelar. Jika tak ada aral, event rutin tahunan itu dilaksanakan hari ini (31/8). Ada 33 kecamatan yang akan mengikuti karnaval budaya yang digelar di Jalur Lingkar Barat (Jalibar), Kepanjen itu.

Selain menjadi wadah bagi para seniman yang ingin berkreasi, KCC juga digelar dalam rangka menyambut hari Jadi Ke-1.264 Kabupaten Malang. Tahun ini mengusung tema ”The Beauty of Culture, Art, and Tourism”.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang Purwoto menyebutkan, KCC berperan sebagai sarana promosi kesenian, kebudayaan, serta destinasi pariwisata Kabupaten Malang. ”Kegiatan tersebut juga bisa tercatat sebagai kalender event nasional yang berpotensi menumbuhkan rasa bangga atas kebudayaan asli daerah,” ujar Purwoto kemarin (30/8).

Pejabat eselon II B Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang itu menambahkan, masing-masing kecamatan akan menampilkan potensinya. Terutama destinasi wisata di daerahnya. Potensi tersebut dikemas dalam seni, drama, dan tari (sendratari).

Kecamatan Wajak misalnya, menonjolkan destinasi Gentong Mas. Sedangkan Bululawang memiliki wisata Kalimeri. “Kenapa dinamakan Gentong Mas? Itu nanti yang akan ditampilkan di KCC,” lanjutnya.

Dia berharap, KCC bisa meningkatkan minat kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara ke Kabupaten Malang. Sebab, meningkatkan kunjungan wisatawan berpotensi mendongkrak perekonomian warga.

Kepala Bidang Kebudayaan Disparbud Kabupaten Malang Hartono menjelaskan, gate start sekaligus panggung kehormatan KCC berada di jalan sisi timur (depan Warung Latar Kawi). Kemudian, gate finish terletak kurang-lebih 1 kilometer dari start.

Kegiatan tersebut juga akan melibatkan semua unsur, baik internal maupun eksternal. Salah satunya menjaga keamanan pengunjung. "Demi suksesnya kegiatan ini, kami akan melibatkan dukungan unsur internal OPD Pemkab Malang. Sedangkan dari unsur eksternal melibatkan Polres Malang dan Kodim 0818/ Malang-Batu," kata Hartono.

Sebagai satu rangkaian dengan KCC, dia mengatakan, pada keesokan harinya, yakni Minggu (1/9), dilanjutkan Kanjuruhan Bantengan Festival. Setiap kecamatan akan mengeluarkan 8-10 banteng dalam bentuk festival. Kreasi, inovasi, kekompakan, hingga kemeriahan akan menjadi hal-hal yang ditonjolkan oleh masing-masing kecamatan.

Sementara itu, polisi mengimbau masyarakat untuk menghindari beberapa titik di Kepanjen. Yakni di sisi utara Jalibar. Sebab, di lokasi tersebut digelar KCC mulai pukul 09.00. Selain itu, juga ada pengajian Gus Iqdam di Pondok Pesantren PPAI Ketapang, Desa Sukoharjo, Kepanjen.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Malang Ipda Andi Agung mengatakan, pihaknya menerapkan rekayasa lalin di sejumlah titik. Kendaraan dari Blitar ke Malang yang biasanya melewati Jalibar, disarankan masuk di pusat kota Kepanjen. "Yang Blitar menuju Malang di simpang empat Talangagung kami arahkan lurus. Sementara dari Malang ke Blitar kami lewatkan ke simpang empat Kepanjen," beber dia.

Demikian juga kendaraan dari arah Pakisaji dan Kota Malang menuju Blitar. Biasanya mereka melewati Jalibar, hari ini diarahkan lewat pusat kota Kepanjen. Rekayasa lalin diberlakukan mulai kemarin (30/8) hingga sore ini (31/8). Namun kawasan Jalibar baru ditutup pagi ini (31/8).(yun/biy/dan)

Editor : Mahmudan
#karnaval #jalibar kepanjen #malang #kcc