Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Warga Donomulyo Malang Selatan Dihantui Ancaman Tanah Ambles

Mahmudan • Selasa, 10 Desember 2024 | 00:30 WIB
IMBAS BENCANA: Ruas jalan yang berlubang masih terpasang police line kemarin (8/12). Warga dilarang memasuki area tersebut karena khawatir terjadi ambles susulan.
IMBAS BENCANA: Ruas jalan yang berlubang masih terpasang police line kemarin (8/12). Warga dilarang memasuki area tersebut karena khawatir terjadi ambles susulan.

DONOMULYO – Setelah diterjang banjir dan jalan ambles pada akhir November lalu, warga Desa Tulungrejo, Kecamatan Donomulyo masih dihantui ancaman bencana serupa.

Mereka khawatir sewaktuwaktu terjadi banjir disertai tanah ambles.

Seperti diberitakan, hujan yang mengguyur Desa Tulungrejo pada 2829 November lalu mengakibatkan banjir. Enam unit rumah rusak dan tanah ambrol.

Sehari kemudian ruas jalan di area tersebut ambles.

Jelang kejadian tanah ambles diikuti rumah runtuh, warga sempat menyaksikan naik turunnya air di sumber tersebut.

Satu jam kering, lalu air naik, kemudian akhirnya ambles.

”Warga meyakini bahwa di tempat yang ambles dengan sumber air itu masih satu saluran,” kata Kepala Desa (Kades) Tulungrejo Nuryadi.

Dia menduga, Sumber Sengkaring memiliki semacam saluran dengan keberadaan gua kapur yang jaraknya sekitar 20 meter.

”Pernah ada penelitian yang mencoba masuk ke gua, kemudian keluarnya di Sumber Sengkaring. Berlaku pula sebaliknya,” ungkap Nuryadi.

Diduga, air di sumber kala sedang kering berpindah ke saluran lain, termasuk ke gua tersebut.

Dia mengatakan, kembalinya air di sumber tersebut menandakan berhentinya bencana kekeringan yang terjadi sejak September lalu.

Kini, air di sumber tersebut sudah bersih, setelah sebelumnya keruh saat pertama kali muncul air dua pekan lalu.

Pantauan Jawa Pos Radar Kanjuruhan di lokasi, ruas jalan yang ambles tersebut dipasangi police line.

Tujuannya untuk mengantisipasi warga mendekat.

”Warga takut jalannya ikut ambles, karena tanah di bawah aspal itu berlubang. Akhirnya jalan ditutup menggunakan pagar bambu,” ungkap Nuryadi. (biy/dan)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#donomulyo #tanah amblas #malang selatan