Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Bendungan Lahor Terapkan Pembayaran E-Toll Mulai 20 Desember 2024

Aditya Novrian • Jumat, 20 Desember 2024 | 22:30 WIB
PEMBARUAN: Dalam meningkatkan inovasi dan beradaptasi dengan teknologi saat ini. Bendungan Lahor Karangkates, Kabupaten Malang menerapkan metode pembayaran e-money mulai 25 Desember 2024.
PEMBARUAN: Dalam meningkatkan inovasi dan beradaptasi dengan teknologi saat ini. Bendungan Lahor Karangkates, Kabupaten Malang menerapkan metode pembayaran e-money mulai 25 Desember 2024.

Radar Malang - Bendungan Lahor Karangkates, jalur alternatif strategis yang menghubungkan Malang dan Blitar, kini menghadirkan inovasi baru dalam sistem pembayarannya.

Mulai 20 Desember 2024, pengguna jalan di kawasan ini diwajibkan menggunakan e-toll sebagai metode pembayaran selama masa uji coba yang akan berlangsung hingga 25 Desember 2024.

Setelah itu, kebijakan ini direncanakan diterapkan secara permanen.

Dalam kebijakan terbaru ini, tarif yang diberlakukan dibedakan berdasarkan jenis kendaraan dan status pengguna.

Pengendara umum roda dua dikenakan tarif langganan sebesar Rp15.000 per bulan, sementara pelajar pengguna roda dua mendapatkan tarif khusus hanya Rp5.000 per bulan.

Untuk pengendara roda empat, tarif langganan ditetapkan sebesar Rp50.000 per bulan.

Bagi pengguna yang tidak ingin berlangganan, tarif harian tetap sama, yaitu Rp1.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp3.000 untuk kendaraan roda empat.

Adapun warga setempat dapat menikmati akses gratis, asalkan telah mendaftar dengan membawa KTP, Kartu Keluarga (KK), dan nomor polisi kendaraan ke Perum Jasa Tirta Asa I.

Koordinator Wisata Bendungan Lahor, Gatot Sudaryono, menjelaskan bahwa persiapan untuk mendukung implementasi sistem ini sudah matang.

“Uji coba tarif ini akan dimulai pada 20 Desember 2024 mendatang. Bagi yang ingin membeli e-toll, sudah disediakan di pos penjagaan,” ujarnya.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan tiket masuk serta mendukung transformasi digital dalam pelayanan wisata.

Bagi para pengguna, terutama yang sering melewati jalur ini, sistem e-toll dinilai memberikan kemudahan dan kenyamanan dalam bertransaksi.

Keberhasilan implementasi ini akan menjadi salah satu tolok ukur untuk pengembangan sistem serupa di destinasi wisata lain. (Dzulfiqar Arifuddin)

Editor : Aditya Novrian
#e-toll #bendungan lahor #Tarif Normal #metode pembayaran #langganan #e-money #Kabupaten Malang