WAJAK – Lebaran membawa berkah bagi perajin mendong.
Setiap menjelang Hari Raya Idul Fitri, pesanan kerajinan mendong meningkat drastis dibanding hari biasa.
Peningkatan pesanan itu dirasakan oleh perajin mendong di Desa Blayu, Kecamatan Wajak.
Meski Lebaran masih sebulan lagi, mereka sudah menerima 2.500 pesanan.
“Momen-momen tertentu, kami menerima banyak pesanan. Seperti saat perayaan Natal dan Imlek, Maulid Nabi, hingga Idul Fitri. Untuk Idul Fitri, kami sudah menerima 2.500 pesanan,” ujar Kevin Salvava, salah satu perajin mendong di Desa Blayu kemarin.
Perempuan berusia 24 tahun itu menambahkan, pesanan mulai meningkat sejak Januari lalu.
Meski dipesan jauh-jauh hari, dia mengatakan, peruntukannya untuk perayaan Hari Raya Idul Fitri.
Pihaknya mempunyai cara agar tidak kewalahan melayani pesanan.
Setiap ada pemesan, Kevin berusaha menuntaskan secepatnya, sehingga tidak menumpuk ketika banyak pesanan baru.
Dia mengatakan, banyak pemesan yang meminta dibuatkan keranjang untuk hampers kue kering.
Keranjang yang dipesan itu berbentuk dasar oval. Terdapat dua ukuran.
Untuk ukuran kecil, diameter panjangnya sekitar 30 sentimeter dan diameter lebar sekitar 20 sentimeter.
Sedangkan untuk keranjang besar, diameternya panjangnya sekitar 40 sentimeter dan lebar sekitar 25 sentimeter.
Warnanya mengikuti permintaan.
“Kalau untuk Idul Fitri, warnanya didominasi hijau. Kalau untuk toko kue kering, menggunakan warna cokelat,” ucapnya.
Kerangka keranjang itu terbuat dari bambu.
Kemudian badan keranjang terbuat dari mendong. Itu menjadi ciri khas produknya.
“Mendongnya itu kami tanam sendiri. Desa Blayu juga dikenal sebagai sentra kerajinan mendong,” kata Kevin.
Mendong tersebut dijemur terlebih dahulu.
Antar rumput tersebut digabung menggunakan sebuah alat.
Rumput-rumput itu kemudian dianyam menjadi keranjang.
Harganya pun bervariasi. Mulai dari Rp 4.000 hingga Rp 70.000.
Harga tersebut untuk grosir per set.
Satu set ada yang berisi dua keranjang atau tiga keranjang.
Keranjang tersebut awet asalkan tidak diletakkan di tempat lembap. Oleh karena itu, pesanan dapat dikirimkan jauh sebelum hari-H.
“Untuk pesanan Idul Fitri, kami akan kirim saat awal puasa,” pungkasnya. (yun/dan)
Editor : Aditya Novrian