LAWANG - Angin kencang kerap melanda Bumi Kanjuruhan.
Dalam kurun dua bulan, Januari-Februari 2025, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mencatat ada 13 kali angin kencang.
Bencana terbaru terjadi pada akhir Februari lalu.
Wilayah terdampak di Desa Turirejo, Kecamatan Lawang.
Pada kejadian pukul 14.30 tersebut, satu rumah menjadi korban.
Yakni rumah warga RT 4, RW 2, yang ditinggali dua kepala keluarga.
Pertama, Marzuki dengan 3 orang anggota keluarganya.
Kedua, Safril dengan 3 anggota keluarga dan 2 orang balita.
Kabid Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan mengatakan, kejadian tersebut menyebabkan kerugian materi Rp 1 juta.
“Kerugiannya berupa atap rumah yang tertiup angin. Ada yang dari genting dan seng,” kata dia.
Tidak ada yang terluka dalam kejadian tersebut.
Petugas BPBD yang datang pukul 18.57 langsung memberikan bantuan berupa kain terpal untuk menutupi bagian rumah yang rusak.
Juga dua paket sembako untuk keluarga terdampak.
Dari semua kejadian tersebut, Sadono menyebut diawali dengan hujan deras disertai angin yang berlangsung lebih dari 1 jam.
“Karena memang bencananya angin, menyasarnya pasti ke bagian atap. Antara ambruk atau hilang terbawa angin,” kata dia.
Bencana hidrometeorologi masih bisa terjadi pada Maret ini.
Pihaknya meminta masyarakat lebih waspada. (biy/dan)
Editor : Aditya Novrian