Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pemkab Malang Janji Gelar Pasar Murah Setiap Bulan

Mahmudan • Sabtu, 10 Mei 2025 | 23:03 WIB

KENDALIKAN HARGA: Warga antusiasme membeli bahan pokok di area Pasar Murah Desa Jatirejo, Kecamatan Pakisaji kemarin (9/5) (DARMONO/Radar Malang).
KENDALIKAN HARGA: Warga antusiasme membeli bahan pokok di area Pasar Murah Desa Jatirejo, Kecamatan Pakisaji kemarin (9/5) (DARMONO/Radar Malang).

PAKISAJI – Demi menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang rutin menggelar pasar murah.

Kemarin (9/5), kegiatan tersebut diselenggarakan di Desa Jatirejo, Kecamatan Pakisaji.

Berbagai macam bahan pokok dijual dengan harga yang lebih miring dibanding di pasaran.

Baca Juga: Gelar Pasar Murah, Bakorwil III Malang Sediakan 1 Ton Beras dalam Sehari

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Malang Mahila Surya Dewi menyampaikan, pihaknya sudah melaksanakan gerakan pangan murah sejak Maret lalu.

Pasar murah tersebut berlangsung selama sebulan yang digelar setiap Jumat.

“Setelah Lebaran, masyarakat sekitar Pakisaji banyak yang menanyakan dibukanya pasar murah lagi. Jadi, mulai hari ini (kemarin, 9/5), kami rencanakan setiap Jumat pada pekan pertama setiap bulan,” ujar Mahila di sela meninjau pasar murah kemarin.

Dalam pasar murah terdapat berbagai bahan pokok yang dijual.

Di antaranya beras dengan beberapa merek, tepung terigu, gula, minyak goreng (migor), telur, daging ayam, hingga aneka sayuran.

Baca Juga: Ajendam V/Brawijaya Bakal Rutin Gelar Pasar Murah di Malang

“Kami mendapatkan bahan langsung dari distributor. Sayurmayur dari petani, telur dan ayam dari peternak, makanan kering dari UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) binaan kami. Sehingga harga menjadi lebih murah,” ujar pejabat eselon II B Pemkab Malang itu.

Sebagai contoh, beras dengan kualitas premium dibanderol Rp 73.000 per kemasan 5 kilogram.

Sedangkan harga beras premium di pasaran menembus Rp 80.000 per kemasan 5 kilogram.

Begitu pula dengan telur yang dijual dengan harga Rp 23.500 per kilogram, jauh lebih murah dibanding di pasaran yang berkisar Rp 26.000 per kilogram.

Dia mengatakan, masyarakat antusias menyambut gerakan pangan murah tersebut.

Sejak dibuka pukul 08.00, sudah banyak masyarakat yang mengantre membeli bahanbahan pokok dengan harga lebih terjangkau.

“Alhamdulillah peminatnya lumayan banyak. Informasinya kami sampaikan ke PD (perangkat daerah). Jadi mereka yang kantornya di Kepanjen bisa mampir ke sini untuk belanja-belanja,” pungkasnya. (yun/dan)

Editor : A. Nugroho
#stabilitas harga #Kebutuhan Pokok #pangan murah #Pemkab Malang #harga terjangkau #pasar murah