Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Chaos di Kanjuruhan! Bus Persik Dilempari, Ini Kata Panpel Arema

Aditya Novrian • Selasa, 13 Mei 2025 | 22:15 WIB
Bus Persik Kediri dilempari batu oleh oknum supporter. (Radar Kediri)
Bus Persik Kediri dilempari batu oleh oknum supporter. (Radar Kediri)

RADAR MALANG—Bus yang mengangkut skuad Persik Kediri menjadi sasaran pelemparan batu oleh sejumlah oknum suporter saat keluar dari Stadion Kanjuruhan pada Minggu (11/5/2025).

Menanggapi peristiwa ini, pihak panitia pelaksana pertandingan dari Arema FC menyatakan rasa prihatin dan menyampaikan permohonan maaf.
Erwin Hardiono, selaku Ketua Komite Pelaksana Lokal sekaligus perwakilan panpel Arema FC, mengungkapkan penyesalan mendalam atas insiden tersebut dan menyampaikan permintaan maaf secara tulus kepada tim Persik Kediri.

“Kami sangat menyesal dan minta maaf sebesar-besarnya kepada tim Persik atas kejadian yang tidak terpuji ini,” ungkap Erwin Hardiono.

Sebagai bentuk tanggapan atas insiden tersebut, pihak panitia pelaksana Arema FC bersama perwakilan Aremania Utas dan aparat kepolisian berkomitmen untuk terus melakukan peninjauan ulang.

Tujuannya adalah untuk mendeteksi titik-titik rawan dan memperkuat tindakan antisipatif pada pertandingan-pertandingan berikutnya.

Sementara itu, Erwin menekankan bahwa mereka akan lebih gencar mengedukasi suporter mengenai pentingnya menjaga semangat fair play dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, tanpa memandang hasil pertandingan, baik saat berada di stadion maupun di luar arena.

Kejadian pelemparan berlangsung di luar kompleks Stadion Kanjuruhan, tepatnya di sepanjang jalan yang dilewati oleh bus tim Persik Kediri saat menuju Kota Malang.

Bram Hady Sulthon, selaku petugas keamanan Arema FC, menjelaskan bahwa panitia pelaksana dan Presidium Aremania Utas sejatinya telah melakukan langkah pencegahan dengan turut mendampingi perjalanan bus lawan, berkoordinasi bersama aparat kepolisian.

Sayangnya, masih ada sekelompok suporter tak dikenal yang bertindak di luar kendali dan melakukan aksi pelemparan di jalan tersebut.

Insiden pelemparan terhadap bus Persik Kediri ini menjadi peringatan serius bagi semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pertandingan sepak bola di Indonesia.

Meskipun pengamanan telah dilakukan secara menyeluruh, kejadian di luar stadion menunjukkan perlunya evaluasi dan peningkatan strategi keamanan, terutama di area-area rawan.

Pihak kepolisian telah menyatakan komitmennya untuk mengusut tuntas pelaku pelemparan dan memastikan tindakan hukum yang tegas.

Diharapkan, langkah-langkah preventif yang lebih ketat dan edukasi kepada suporter dapat mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang, menjaga semangat sportivitas, dan menciptakan atmosfer pertandingan yang aman dan kondusif bagi semua pihak. (Talita)

Editor : Aditya Novrian
#Arema FC #Supporter #Persik Kediri #stadion kanjuruhan #oknum #chaos