Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kabupaten Malang Kebut Penataan Ulang Penerangan Jalan Umum, Bertahap Pasang Meteran

Aditya Novrian • Senin, 17 November 2025 | 18:30 WIB
Ilustrasi Penerangan Jalan
Ilustrasi Penerangan Jalan

KEPANJEN – Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang mulai menata ulang Penerangan Jalan Umum (PJU). Salah satu fokusnya adalah pemasangan meteran listrik di titik-titik PJU yang selama ini belum tercatat sebagai aset daerah. Pendataan tengah berlangsung untuk menentukan lokasi yang akan dipasang meteran baru.

Kepala DPUBM Kabupaten Malang Khairul Isnaidi Kusuma menyampaikan, saat ini sudah ada 13.176 titik PJU yang terpasang meteran dan tercatat dalam Barang Milik Daerah (BMD). ”Jumlah tersebut merupakan titik PJU yang berada di bawah pengelolaan kami,” ujarnya.

Namun angka itu belum menggambarkan keseluruhan PJU di Kabupaten Malang. Banyak lampu penerangan yang dipasang swadaya oleh warga, pemerintah desa, maupun instansi lain seperti Pemprov Jawa Timur dan pemerintah pusat. Lampu-lampu swadaya tersebut belum dilengkapi meteran karena tidak masuk aset daerah.

Menurut Khairul, pemasangan meteran pada titik-titik yang belum tercatat sangat penting agar biaya listrik lebih terukur. Selama ini, PJU tanpa meteran menggunakan sistem taksasi dari PLN. ”Mekanisme perhitungan dan penagihan sepenuhnya kewenangan PLN. Sistem ini memang prosedur resmi untuk menjamin layanan tetap berjalan,” jelasnya.

DPUBM berencana menambah meteran di lebih banyak titik secara bertahap. ”Kami terus berkoordinasi dengan BKAD, Bappeda, dan PLN untuk penataan, pendataan, serta kajian teknis. Tujuannya agar pengelolaan penerangan jalan semakin tertib, efisien, dan terarah,” kata pejabat yang akrab disapa O’ong tersebut.

Upaya penataan tak berhenti di pemasangan meteran. Untuk menekan biaya listrik, DPUBM juga mengganti lampu konvensional menjadi lampu LED. Penggunaan LED dinilai lebih hemat daya dan memberikan kualitas penerangan yang lebih baik.

”Kami juga menerapkan sistem otomatisasi nyala–padam (timer otomatis) agar pengaturan listrik lebih presisi,” tandas Khairul.

Dengan rangkaian langkah itu, DPUBM menargetkan pengelolaan PJU menjadi lebih efisien dan terukur. Sekaligus meningkatkan kualitas layanan penerangan jalan di seluruh wilayah Kabupaten Malang. (biy/adn)

Editor : A. Nugroho
#BMD #pju #Kabupaten Malang #DPUBM