Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Okupansi Stagnan di Kabupaten Malang, Pantang Naikkan Target Pajak Hotel

Bayu Mulya Putra • Selasa, 16 Desember 2025 | 17:30 WIB
PELUANG BESAR: Miami Hotel, Kepanjen dan hotel-hotel lainnya bersiap menyambut momen libur Natal dan Tahun Baru.
PELUANG BESAR: Miami Hotel, Kepanjen dan hotel-hotel lainnya bersiap menyambut momen libur Natal dan Tahun Baru.

KABUPATEN - Target perolehan pajak barang dan jasa tertentu (PBJT) Jasa Perhotelan tahun depan tak mengalami kenaikan. Sebab, sepanjang 2025 ini okupansi hotel di Kabupaten Malang terbilang stagnan. Beranjak dari itu, target yang ditetapkan pada 2026 sama dengan tahun ini, berada di kisaran Rp 8,2 miliar.

Hingga kemarin (15/12), capaian pajak perhotelan sudah 96,78 persen. Totalnya ada Rp 8 miliar pajak yang terkumpul. Pemenuhan target bakal dikebut saat event Natal dan Tahun Baru (Nataru) akhir Desember ini.

”Sesuai potensi tahun depan, okupansi diproyeksikan masih stagnan,” ujar Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang Made Arya Wedhantara.

Untuk tahun ini, Made optimistis bisa melampaui target. Sebab, perekonomian masyarakat sudah mulai membaik pada paro kedua tahun 2025. Sebelumnya, sejak awal tahun, sektor perhotelan memang sedang dihajar dengan isu efisiensi. Itu menjadikan 30 persen rata-rata pendapatan hotel berkurang.

Sebab, banyak hotel yang mengandalkan belanja pemerintah untuk memenuhi target okupansi mereka. Penurunan daya beli masyarakat paling parah terjadi setelah Hari Raya Idul Fitri, bulan Maret lalu. Saat itu warga mulai berhemat karena kondisi ekonomi dunia dan nasional makin kacau.

Dampaknya, kunjungan wisata berkurang dan okupansi hotel turun besar-besaran. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Malang Teguh Hadi Saputro menyebut, saat ini okupansi hotel pada akhir pekan mulai membaik. Terutama pada hari Jumat dan Sabtu. ”Tapi untuk hari kerja masih perlu peningkatan lagi,” kata dia.

Teguh memprediksikan okupansi bakal melonjak pada 25 Desember mendatang. Untuk itu, hotel-hotel yang tergabung dalam PHRI sudah bersiap sejak awal Desember. Seperti memberi penawaran khusus hingga mulai memasang dekorasi khas perayaan Natal.

Di tempat lain lain, Front Office (FO) Koordinator Miami Hotel Fitri Andini Feby menyebut, okupansi rata-rata per bulan di tempatnya mencapai 40 persen. Angka itu sudah membaik dibanding okupansi pada awal tahun lalu. Peluang bertambahnya semakin terbuka pada momen Nataru. ”Tapi secara tahunan justru kami naik 15 persen,” pungkas dia. (aff/by)

Editor : A. Nugroho
#PBJT #Perhotelan #Kabupaten Malang #Nataru