KEPANJEN – Pembangunan gedung Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya (UB) di Kepanjen mendapat respons positif dari Bupati Malang H M. Sanusi. Orang nomor satu di Pemkab Malang itu terus mendukung proses pembangunan tersebut demi meningkatkan kualitas pendidikan warga Kabupaten Malang. Utamanya di Malang selatan.
Sebab, dengan adanya UB Kepanjen, dia mengatakan, akses pendidikan tinggi negeri menjadi lebih dekat dan mudah. “Sekarang ini akses pendidikan tinggi di Malang selatan semakin banyak,” kata orang nomor satu di lingkungan Pemkab Malang itu.
Sehingga, anak-anak dapat melanjutkan pendidikannya setelah lulus dari SMA. Tujuannya agar kualitas SDM di Kabupaten Malang meningkat dan mampu bersaing dengan putra-putri dari daerah lainnya.
Seperti diberitakan, UB Kepanjen termasuk perluasan kedua di Malang Raya setelah kampus di Desa Kalisongo, Kecamatan Dau. Kampus di Kepanjen dibangun di lahan dengan luas sekitar 30 hektare. Anggaran yang dikucurkan untuk pembangunan tersebut cukup besar. Yakni sekitar Rp 115 miliar.
“Selain gedung vokasi, di kampus UB Kepanjen juga akan dibangun science techno park sebagai fasilitas untuk hilirisasi hasil-hasil riset peneliti UB,” kata alumni Universitas Wolongong Australia itu.
Sementara berdasar informasi yang dikumpulkan, infrastruktur pendukung untuk pembangunan kampus tersebut juga menjadi perhatian. Di antaranya yakni rencana pelebaran jalan 1-2 meter ke arah timur sebagai bagian dari penyesuaian site.
Namun pelebaran jalan tersebut perlu mendapat persetujuan petani. Sebab, ada kemungkinan penataan atau pemindahan saluran tersier, serta penentuan titik pengendalian banjir. (yun/dan)
Editor : A. Nugroho