TUREN, RADAR MALANG – Kebakaran hebat melanda sebuah gudang rongsokan di Jalan Gudang Raya, Desa Gedog Wetan, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Minggu (10/5) pagi. Api diduga berasal dari korsleting listrik dan dengan cepat membesar hingga merembet ke dua rumah warga di sekitarnya.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Gudang milik Supardi, 50, yang berisi material mudah terbakar seperti plastik bekas, kardus, hingga kasur, menjadi titik awal munculnya api. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar sebelum akhirnya merambat ke permukiman warga.
Api Diduga Berasal dari Korsleting Listrik
Komandan Peleton (Danton) Damkar Satpol PP Kabupaten Malang, Andik Minarko, mengatakan saat petugas tiba di lokasi, api sudah dalam kondisi besar dan warga berusaha melakukan pemadaman secara manual.
“Pada saat salah seorang warga bernama Erlima melapor, api sudah sangat besar dan warga berupaya melakukan pemadaman seadanya,” kata Andik.
Besarnya material mudah terbakar di dalam gudang membuat api cepat menjalar dan sulit dikendalikan.
Baca Juga: Bulan Depan Warga Malang Perlu Waspadai Ancaman Kebakaran
Dua Rumah Warga Ikut Terdampak
Kapolsek Turen, Kompol Irwan Tjatur Pambudi, menjelaskan kobaran api turut merusak dua rumah warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Dua rumah tersebut masing-masing milik Tutik Purwanti, 50, dan Mininanurohman, 50.
“Rumah Bu Tutik itu kena garasinya sebagian, sementara rumah Mininanurohman terkena bagian depan berupa kanopi,” terang Irwan.
Meski tidak menghanguskan seluruh bangunan, kerusakan tetap terjadi akibat rambatan api dari gudang.
Baca Juga: Tercatat Tiga Kali Gempa Guncang Malang dalam Sepekan
Empat Unit Damkar Dikerahkan
Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena banyaknya material rongsokan di dalam gudang berukuran sekitar 11 x 11 meter tersebut.
Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran milik Damkar Satpol PP Kabupaten Malang dikerahkan ke lokasi. Satu unit tambahan dari PT Pindad juga turut membantu proses pemadaman.
Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.15 WIB atau hampir tiga jam setelah kejadian. Warga sekitar juga ikut membantu agar api tidak merembet lebih luas ke permukiman padat.
Baca Juga: Hendak Tutupi Kasus Penggelapan, Dua Karyawan Jadi Dalang Kebakaran di Gudang Rokok
Dugaan Awal dan Penyelidikan Polisi
Berdasarkan keterangan saksi dan hasil pemeriksaan awal, api diduga berasal dari lantai dua gudang, tepatnya area yang digunakan untuk istirahat pekerja.
“Di dalamnya ada kasur yang biasa digunakan karyawan gudang untuk istirahat. Kuat dugaan ada korsleting di sana, bisa dari kabel atau colokan listrik yang bermasalah,” jelas Irwan.
Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Garis polisi juga telah dipasang di lokasi kejadian untuk kepentingan investigasi.
Kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai sekitar Rp 200 juta, meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Editor : Aditya Novrian