Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tambah Pelanggan, Perumda Tirta Kanjuruhan Bangun SPAM Dieng 

Indah Mei Yunita • Kamis, 4 Juni 2026 | 17:21 WIB

 

Proyek pembangunan SPAM di Kepanjen Malang.
Proyek pembangunan SPAM di Kepanjen Malang.

 

KEPANJEN - Pelayanan air bersih di Kabupaten Malang terus diperluas. Salah satunya dengan membangun Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kepanjen. Broncaptering atau penangkap air tersebut bakal memanfaatkan sumber mata air Diyeng II di Desa Sukorejo, Gondanglegi.

Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Kanjuruhan Syamsul Hadi menyampaikan, pembangunan prasarana tersebut dilaksanakan menggunakan APBN 2026. Nilainya menembus Rp 60 miliar.

“Saat ini progresnya sudah 60 persen, Insya Allah Desember nanti sudah selesai,” ujarnya kemarin (3/6).

SPAM tersebut berkapasitas 240 liter per detik. Awalnya hanya digunakan untuk melayani kebutuhan SMA Taruna Nusantara di Desa Gampingan, Kecamatan Pagak. Namun pihaknya melakukan pendekatan kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk menggabungkan kepentingan masyarakat.

“Sehingga yang awalnya membangun kapasitas 10 liter per detik menjadi 240 liter per detik,” kata dia.

Sehingga bisa melayani 23.920 Sambungan Rumah (SR). Terdiri atas 1.894 SR di Kecamatan Kepanjen, 6.281 SR di Kecamatan Pagak, 780 SR di Kecamatan Bantur, 6.863 SR di Kecamatan Kalipare, dan 8.102 SR di Kecamatan Donomulyo. Namun pemanfaatan pertama sekitar 2.000 SR dengan air yang dipompa 60 liter per detik.

Terdapat dua reservoir yang akan dibangun. Yakni di Dusun Gampingan dan SMA Taruna Nusantara, Kecamatan Pagak. Dengan panjang pipa yang menjadi jaringan distribusi utama sekitar 11 kilometer berdiameter 20 inchi dan 18 inchi untuk menuju Gampingan dan SMA Taruna Nusantara.

Seperti diberitakan, Kepala Bagian (Kabag) Perencanaan Perumda Tirta Kanjuruhan Hadi Wijaya menyampaikan, untuk pembangunan SPAM tersebut, pihaknya sudah mengadakan sosialisasi dengan masyarakat setempat dan sekitarnya. Sebelum pembangunan pun akan dilaksanakan sosialisasi lagi. Perizinan sudah berproses.

Seperti pemanfaatan izin sempadan sungai Kemen PU.

“Soal pertanahan sudah selesai semua. Tanah ini sudah atas nama Perumda Tirta Kanjuruhan. Di bak penampungan gampingan juga sudah pembebasan lahan,” pungkasnya.(yun/dan).

Editor : Mahmudan
#air bersih #perumda tirta kanjuruhan #Pemkab Malang