Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Ukuran Lambung Berbeda, Affan Tak Boleh Kekenyangan

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Rabu, 1 Maret 2023 | 02:00 WIB
SEMPAT TRAUMA: Anak kedua Rizca Aulia Anisyah, Kenzie Affan Ath-Thoriq, lahir pada Februari 2015 lalu.(Darmono / Radar Malang)
SEMPAT TRAUMA: Anak kedua Rizca Aulia Anisyah, Kenzie Affan Ath-Thoriq, lahir pada Februari 2015 lalu.(Darmono / Radar Malang)
 

RADAR MALANG - Memiliki pengalaman melahirkan anak dengan kondisi khusus membuat Rizca Aulia Anisyah sempat trauma.

Saat itu, anak pertamanya yang bernama Naira Afrin Azzahra hanya mampu bertahan selama 2,5 hari pasca lahir ke dunia pada 15 Agustus 2013. Salah satu penyebabnya karena paru-paru Afrin gagal berfungsi.

Alveoli atau tempat pertukaran oksigen dan karbondioksida tidak berkembang. Oleh dokter, Rizca sebenarnya dilarang untuk hamil sampai dua tahun.

Namun, program KB kalender yang dilakukannya bersama sang suami, Giarto, gagal. Pada tahun 2014, dia kembali hamil.

Untuk mencegah kondisi yang tidak diinginkan, kedua pasangan ini berupaya melakukan pemeriksaan lengkap. Usai menjalani pemeriksaan, Rizca ternyata positif terjangkit rubella dan cytomegalovirus.

”Dokter kemudian memberi saya pilihan untuk lanjut atau tidak. Karena kalau dilanjutkan maka anaknya berpotensi mengalami kelainan,” kenang Rizca.
Baca Juga : Anak dengan Penyakit Langka, Sering Ditolak, Lirik Home Schooling.

Dihadapkan dua pilihan berat, Rizca mencoba melakukan konsultasi dengan dokter kandungan yang berpengalaman di Malang Raya.

Dokter itu meyakinkan dirinya bahwa kehamilan kedua bisa berjalan lancar. Setahun kemudian, tepatnya pada Februari 2015, Rizca melahirkan anak keduanya.

Bayi tersebut diberi nama Kenzie Affan Ath-Thoriq. Rizca juga bisa memeluk anaknya.

Sebab, saat kehamilan pertama, Rizca tidak bisa menyentuh sang jabang bayi yang harus langsung menjalani perawatan di NICU RSSA.

”Tapi tidak lama setelah memeluk, Affan ternyata harus masuk ke ruangan khusus. Saat tahu itu, rasanya seperti mengulang kejadian yang sama sewaktu anak pertama lahir,” kata Rizca.

Tak berhenti di ruangan khusus, semasa kecil, Affan yang kini berusia 8 tahun juga pernah menjalani beberapa kali operasi. Tepatnya saat usianya 4 bulan dan 2,5 tahun. (Bersambung ke halaman selanjutnya)



Dia mengalami pneumonia berat yang membuat paru-parunya sekarang lemah. Selain itu, dokter juga mendiagnosis Affan mengalami malrotasi masenteroaxial gaster.

Itu membuat ukuran lambungnya berbeda. Ukuran lambung Affan hanya 1/3 dari ukuran normal atau setara dengan kelereng.

Selain itu, Affan juga tidak memiliki fundus atau bagian lambung yang sebenarnya terletak di sekitar diafragma.

”Karena kondisi itu, Affan harus menjalani operasi lambung. Jadi lambungnya dikembalikan ke posisi semula, lalu diberi penahan," tutur Rizca.

"Suatu saat penahan itu harus diganti karena lambung akan selalu tumbuh,” jelas perempuan yang bekerja sebagai freelance make-up artist (MuA) tersebut.

Affan juga tidak boleh makan terlalu kenyang karena lambungnya mudah mengejan. Meski demikian, Rizca dan suaminya tetap berupaya merawat Affan sebaik mungkin.

Terlebih, keduanya sudah kehilangan buah hati mereka yang pertama.
Baca Juga : Deni Abdikan Diri Dampingi Pengidap Penyakit Kronis meski Kena Kanker.

Saat ditanya apakah berencana menambah anak lagi, Rizca mengaku masih belum mempertimbangkannya. Namun, suaminya ingin menambah momongan untuk menemani Affan.

”Mungkin karena pernah kehilangan anak. Terkadang ada yang memicu saya untuk teringat pengalaman kehilangan anak, tapi saat ini saya berusaha untuk fokus ke Affan,” kata dia.

Kepada para orang tua yang memiliki pengalaman serupa, Rizca pun memberi dukungan dengan berbagi pengalaman yang dimilikinya.

Demikian pula kepada pengantin baru yang berencana menjalani program kehamilan (promil) untuk menjalani serangkaian tes.

Deteksi dini juga harus dilakukan demi mencegah kondisi yang tak diinginkan. (mel/by) Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
##beritamalang #radarmalang ##jawaposradarmalang ##mediaonlinemalang ##beritamalanghariini ##rarediseaseday ##radarmalanghariini