Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Mata Sering Sakit? Begini Cara Sederhana Menjaga Kesehatan Mata di Era Layar Digital

A. Nugroho • Senin, 1 Desember 2025 | 21:04 WIB

Ilustrasi pemeriksaan mata yang dilakukan secara rutin.
Ilustrasi pemeriksaan mata yang dilakukan secara rutin.

RADAR MALANG — Penggunaan layar ponsel dan laptop yang semakin intens membuat banyak orang mulai merasakan gejala seperti mata cepat lelah, perih, atau bahkan pandangan yang tiba-tiba buram.

Fenomena ini makin sering ditemui di kalangan pelajar, mahasiswa, hingga pekerja yang sehari-hari mengandalkan perangkat digital untuk aktivitasnya. Jika dibiarkan, kebiasaan kecil yang tampak sepele ini dapat memengaruhi kesehatan mata dalam jangka panjang.

Untuk mencegah gangguan tersebut, ada beberapa langkah sederhana yang bisa diterapkan tanpa perlu perubahan besar dalam rutinitas sehari-hari. Tips ini bertujuan membantu mengurangi ketegangan mata sekaligus menjaga kenyamanan saat menggunakan perangkat digital dalam waktu lama.

1. Gunakan Aturan 20-20-20

Aturan 20-20-20 menjadi salah satu cara paling efektif untuk mencegah ketegangan mata. Setiap 20 menit, arahkan pandangan ke objek yang berjarak sekitar 20 kaki atau enam meter selama 20 detik. Kebiasaan singkat ini memberi waktu bagi otot mata untuk berelaksasi setelah fokus terlalu lama pada layar.

Selain membantu merilekskan mata, aturan ini juga dapat mengurangi risiko mata kering. Saat menatap layar, seseorang cenderung berkedip lebih sedikit dari biasanya. Dengan mengalihkan pandangan, mata punya kesempatan untuk kembali terhidrasi secara alami.

2. Atur Kecerahan Layar Sesuai Kondisi Ruangan

Kecerahan layar yang tidak sesuai dengan pencahayaan ruangan dapat memaksa mata bekerja lebih keras. Jika cahaya layar terlalu terang, mata akan cepat lelah karena harus menyesuaikan kontras yang tinggi. Begitu pula jika layar terlalu redup, terutama di ruangan terang, mata akan fokus berlebihan untuk melihat tulisan atau gambar.

Menyesuaikan kecerahan layar dengan kondisi sekitar dapat membantu menjaga kenyamanan visual. Pengguna juga disarankan mengaktifkan mode otomatis atau fitur eye comfort yang tersedia di banyak perangkat modern untuk menurunkan cahaya biru, terutama saat digunakan pada malam hari.

3. Beri Jarak Aman Saat Menggunakan Gadget

Jarak ideal antara mata dan layar adalah sekitar 40 hingga 70 sentimeter. Jika jaraknya terlalu dekat, mata harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan fokus. Dalam jangka panjang, ini dapat menyebabkan mata cepat lelah bahkan memicu sakit kepala.

Memperhatikan posisi duduk juga menjadi faktor penting. Layar sebaiknya sedikit berada di bawah garis pandang agar mata tidak harus membuka kelopak terlalu lebar. Pengaturan jarak dan posisi yang tepat membantu menjaga kenyamanan serta menghindari ketegangan pada leher dan pundak.

4. Pastikan Ruangan Cukup Cahaya

Menggunakan gadget di ruangan gelap membuat kontras antara layar dan lingkungan sekitar menjadi sangat tinggi. Kondisi ini memaksa mata terus beradaptasi dengan perubahan cahaya yang ekstrem, sehingga mudah menimbulkan rasa perih atau cepat lelah.

Untuk mengatasi hal itu, pastikan ruangan memiliki pencahayaan yang memadai. Lampu tidak harus terlalu terang, cukup stabil dan merata sehingga mata tidak perlu melakukan penyesuaian berulang. Kebiasaan sederhana ini berdampak besar pada kenyamanan mata dalam jangka panjang.

5. Konsumsi Makanan yang Mendukung Kesehatan Mata

Asupan makanan yang tepat ikut berperan dalam menjaga kesehatan mata. Wortel, bayam, ikan berlemak, telur, dan kacang-kacangan mengandung nutrisi penting seperti vitamin A, omega-3, lutein, dan zeaxanthin yang bermanfaat bagi retina. Nutrisi-nutrisi ini membantu menjaga ketajaman penglihatan sekaligus melindungi mata dari kerusakan akibat radikal bebas.

Mengonsumsi makanan bergizi tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga membantu menjaga kesehatan mata hingga usia lanjut. Dipadukan dengan kebiasaan pemakaian gadget yang lebih sehat, langkah ini dapat membantu mengurangi risiko gangguan mata di masa mendatang.

6. Periksa Mata Secara Berkala

Pemeriksaan mata rutin penting dilakukan untuk mengetahui perubahan pada penglihatan sedini mungkin. Banyak orang tidak menyadari bahwa kondisi matanya sudah berubah karena gejalanya sering muncul perlahan. Dengan pemeriksaan berkala, kondisi seperti astigmatisme, rabun dekat, atau rabun jauh dapat segera terdeteksi.

Rutin memeriksakan mata juga membantu menentukan apakah resep kacamata masih sesuai dengan kebutuhan. Penggunaan lensa yang sudah tidak cocok dapat memperparah ketegangan mata dan membuat penglihatan semakin tidak nyaman.

Di tengah rutinitas yang serba digital, menjaga kesehatan mata menjadi hal penting yang mudah terlupakan. Dengan menerapkan beberapa kebiasaan sederhana ini, pengguna dapat terhindar dari ketegangan mata sekaligus menjaga kenyamanan ketika harus menatap layar dalam waktu lama. Menjaga mata berarti menjaga kualitas aktivitas harian yang bergantung pada penglihatan. (gg)

Editor : A. Nugroho
#kesehatan mata