RADAR MALANG – Tanpa disadari, kondisi tubuh mengalami obesitas terjadi secara bertahap. Tak sedikit orang yang baru menyadari saat berat badan meningkat secara drastis, padahal, tubuh telah memberikan tanda atau gejala sejak awal.
Obesitas merupakan kondisi terjadinya penumpukan lemak yang abnormal akibat ketidakseimbangan asupan energi (energi intake) dengan energi yang digunakan (energi expenditure).
Penyakit satu ini dapat dialami oleh anak-anak hingga orang dewasa. Penilaian obesitas pada orang dewasa dilihat dari nilai Indeks Massa Tubuh (IMT) yang mencapai 25kg/m² atau lebih. Sedangkan, pada anak-anak ditentukan sesuai dengan usia dan jenis kelaminnya.
Bagi penderita obesitas, umumnya akan mengalami keluhan yang meliputi:
Penumpukan lemak di tubuh, terutama di bagian pinggang.
- Mudah berkeringat.
- Sering mendengkur.
- Sesak napas.
- Susah tidur.
- Mudah lelah.
- Bagian lipatan kulit terasa lembas karena keringat sehingga memicu iritasi.
- Nyeri di bagian sendi atau punggung.
Di sisi lain, penderita obesitas yang umum terjadi pada anak-anak hingga remaja akan mengalami gejala sebagai berikut:
- Tumpukan lemak pada payudara.
- Stretch mark di punggung atau pinggul.
- Kulit menebal dan menjadi lebih gelap.
- Sesak napas saat melakukan aktivitas fisik.
- Gangguan tidur.
- Pada anak perempuan akan terjadi menstruasi dini.
- Pubertas yang terlambat pada anak laki-laki.
- Kelainan tulang, seperti kaki rata.
World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa obesitas merupakan permasalahan epidemi karena setiap tahunnya, pada 2017 lebih dari sembilan juta orang meninggal akibat obesitas.
Penyakit obesitas juga dapat memicu penyakit lain, seperti serangan jantung koroner, stroke, diabetes mellitus, hipertensi, kanker kelenjar prostat (bagi laki-laki), serta kanker payudara dan leher rahim (bagi perempuan).
Dengan mengetahui gejala tersebut, penting untuk rutin memantau berat badan dan lingkar pinggang setiap satu minggu sekali sebagai langkah antisipasi. Selain itu, langkah ini sebaiknya disertai dengan penerapan gaya hidup dan pola makan yang sehat, serta tak lupa untuk selalu melakukan aktivitas fisik agar kesehatan tubuh tetap terjaga.
Baca Juga: Panahan Kota Malang Maksimalkan Kejurkot untuk Regenerasi Atlet
Editor : Aditya Novrian