Perayaan Haornas di Kota Batu sendiri terbilang sederhana, Rabu pagi (9/9) KONI Kota Batu menggelar jalan sehat dan bagi-bagi masker yang diikuti sekitar 200 peserta. Kemudian dilanjutkan dengan MoU dengan BPJS Ketenagakerjaaan di Taman Hutan Kota.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, Wakil Wali Kota Batu Punjul santoso dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kota Malang Imam Santoso.
Pada kesempatan itu, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko dalam sambutannya mengatakan, meski kegiatan olahraga tak bisa dilakukan secara maksimal karena adanya pandemi, namun atlet Kota Batu harus tetap menjaga performa prestasinya.
Dengan begitu, Kota Batu bisa mendukung Sport Science, Sports Tourism dan Sport Industry yang diangkat menjadi tema Haornas tahun ini.
Khususnya Sport Tourism, Karena Kota Batu merupakan kota wisata. Untuk hal itu, Dewanti menyarankan agar KONI jmemanfaatkan paralayang dan arung jeram. "Dua olahraga ini sepertinya berpotensi untuk mendukung sport tourism,"ungkapnya.
Lantaran, dia melanjutkan, Wisata Paralayang sendiri sudah pernah mendatangkan Atlet paralayang profesional baik nasional ataupun internasional. "Dan Pemkot tengah memeperbaiki fasilitas paralayang, nanti kalau sudah selesai KONI bisa berkoordinasi dengan pihak terkait,"paparnya.
Sementara untuk arung jeram, orang nomor satu di Kota Batu itu menyampaikan, di Kota Batu ini banyak sungai yang layak untuk aktivitas olahraga arus deras ini. Sehingga, jika bisa dikelola dengan baik, sungai bisa dimanfaatkan untuk kegiatan rafting. "Barangkali ini akan lebih menambah daya tarik mendatangkan wisatawan ke Kota Batu," pungkasnya.
Pewarta : Ulfa Afrian
Editor : Shuvia Rahma