Pada acara tersebut, anak-anak diajarkan untuk membuat dua model makanan. Yakni sushi sandwich dan tut tut sandwich. Tut tut sandwich ini merupakan gabungan dari beberapa sushi yang membentuk sebuah rangkaian seperti layaknya kereta.
“Acara ini salah satunya untuk memperingati HUT Kota Batu. Kemudian ini menjadi sarana edukasi dan rekreasi bagi anak-anak yang berasal dari Kota Batu dan tamu hotel," terang Public Relations and Sales Manager The Singhasari Resort and Convention Dondik Susanto. Selain menambah kemampuan anak untuk menyiapkan sandwich secara mandiri. cooking class ini juga berguna sebagai sarana sosialisasi, usai pandemi yang menyebebkan beberapa pembatasan.
Dondik menerangkan, alasan pemilihan sandwich ini karena makanan ini bisa dijadikan bekal yang dibawa anak-anak ke sekolah. Tujuannya, ke depan mereka bisa membuat bekalnya sendiri. Sehingga bisa mengurangi beban orang tua. "Kalau sandwich ini kan gampang dan praktis. Harapannya mereka bisa praktekan di rumah nanti," tuturnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, sebenarnya pihaknya membatasi peserta acara ini, yaitu maksimal 30 anak. Namun, ternyata antusiasme peserta sangat tinggi. Sehingga panitia harus menambah 6 peserta lagi. Dengan kesuksesan kali ini, pihak Singhasari Hotel bakal mengadakan cooking class secara rutin. "Nanti ke depannya, rencana kami akan mengadakan setiap pekan acara cooking class ini," pungkas Dondik. (adk/lid) Editor : Mardi Sampurno