Menurut salah satu jasa penukaran uang baru Toyib, penukaran uang baru diincar oleh masyarakat. "Kemarin ada yang tukar uang dengan nominal Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta. Tapi, ada juga yang masih tanya-tanya dulu terkait jasanya," ungkap dia.
Toyib mengatakan, kalau untuk uang baru model lama jasanya itu Rp 10 ribu per bendel senilai Rp 100 ribu. Sedangkan, jika masyarakat mengincar desain tampilan uang baru jasanya Rp 13 ribu per bendel senilai Rp 100 ribu. "Sebenarnya saya baru tahun ini Mbak buka jasa penukaran uang. Ini pun sekalian jualan es degan," katanya.
Saat disinggung terkait apakah pernah punya pengalaman ditemukan uang palsu? Dia mengatakan, belum pernah mengalami soal uang palsu. "Ya, semoga tidak sampai terjadi hal semacam ini. Karena modal yang saya keluarkan cukup besar mencapai Rp 50 juta," beber pria asal Pasuruan tersebut.
Sementara itu jasa penukaran uang baru di pinggir jalan Kota Batu semakin marak. Ada yang jasa penukaran uang baru di trotoar pejalan kaki, mobil, dan sebagainya. Masyarakat yang ingin menukar uang baru pun kerap kali berhenti mendadak (tanpa parkir). Sehingga, hal ini dapat memicu kemacetan di sejumlah titik. (ifa/lid). Editor : Kholid Amrullah