Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Bus DAMRI Arjosari-Balekambang-Sendang Biru Jalan Lagi Bulan Ini

Shuvia Rahma • Jumat, 6 November 2020 | 18:23 WIB
Penumpang saat akan memasuki bus Damri jurusan Balekambang di Arjosari (Laoh Mahfud / Radar Malang)
Penumpang saat akan memasuki bus Damri jurusan Balekambang di Arjosari (Laoh Mahfud / Radar Malang)
MALANG KOTA - Setelah lockdown karena mendapat penolakan dari paguyuban sopir angkutan kota (angkot) dan pengusaha travel di Malang Raya, bus Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia (DAMRI) rute Batu-Bromo, Batu-Tuban, dan Arjosari-Sedangbiru akan kembali beroperasi pada 16 November mendatang.

Keputusan tersebut diambol karena menurut pengelola, rute tersebut tidak mengganggu jalur angkot. Segmen penumpangnya pun berbeda. Karena DAMRI hanya khusus untuk wisatawan. Agar tak mengganggu trayek resmi yang sudah ada, DAMRI menjamin tidak mengambil penumpang dari transportasi lain, baik dari angkot maupun travel.

Apalagi kehadirannya justru untuk mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di Malang Raya. Karena itu sengaja dengan tarif murah: Rp 40 ribu (Batu-Bromo), Rp 25 ribu (Arjosari-Sendangbiru). Ini agar mengurangi beban biaya masyarakat yang hendak berwisata di tengah kondisi finansial yang belum stabil dampak pandemi ini.

Komunikasi Korporasi dan Protokol DAMRI Indonesia Harys Kristanto mengakui ada beda persepsi di masyarakat jelang launching DAMRI 15 Oktober lalu. Ada yang menyebut DAMRI merebut penghasilan transportasi lain. Bahkan, ada tudingan mengangkut penumpang di luar titik yang ditentukan.

”Adanya perbedaan pendapat ini akan kami lakukan proses mediasi kembali. Ini semua demi kepentingan dan kebutuhan masyarakat,” tandas Harys Kristanto kemarin (5/11).

Sesuai rute DAMRI, memang ada checkpoint untuk menurunkan penumpang. Misalkan rute Arjosari-Sendangbiru, checkpoint di Masjid Tiban Turen. Tapi di sini penumpang turun untuk diberi edukasi tentang destinasi yang dikenal dengan masjid jin tersebut. Jadi bukan berarti penumpang berhenti di masjid ini dan tidak lanjut. Setelah mendapat penjelasan tentang titik wisata di checkpoint, Penumpang akan melanjutkan perjalanan sampai Sendangbiru. Begitu pula DAMRI juga tidak akan mengangkut penumpang yang berangkat dari checkpoint di Masjid Tiban itu.

”Jadi checkpoint ini sama sekali bukan untuk menaikkan atau menurunkan penumpang, melainkan untuk mengedukasi penumpang berkaitan dengan ragam kawasan wisata di Malang Raya,” tegas dia.




Pwarta: Biyan, Sandra Editor : Shuvia Rahma
#arjosari #bus damri #RMC #Sendangbiru #balekambang