Kebakaran ini diduga dipicu oleh api yang timbul dari setrika. Kelalaian mematikan setrika mengakibatkan munculnya api dan merambat ke meja produksi dan bahan yang mudah terbakar disekitarnya.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran, Teguh Budi Wibowo mengatakan proses pemadaman sangat terbantu dengan cuaca yang kebetulan sedang hujan.
“Iya memang benar semalam terjadi kebakaran di Kelurahan Wonokoyo. Proses pemadaman api berlangsung cepat sekitar 1 jam. Saat kebakaran terjadi juga pas kebetulan hujan sedang turun,” kata Teguh.
Ia memperkirakan kerugian mencapai kurang lebih Rp 30 juta.
“Kerugian tak terlalu besar karena hanya satu ruangan saja yang terbakar yaitu pada ruang produksi, tapi itupun bukan tempat produksi massal melainkan tempat untuk packing (pengemasan),” imbuhnya.
Dia mengatakan, petugas mengerahkan 3 unit armada untuk memadamkan api. Ada 20 personil yang terlibat, terdiri dari petugas damkar, Polsek Kedungkandang, Relawan Malang, dan ambulance.
"Berawal dari laporan atas nama Pak Warno yang merupakan babinsa setempat pada pukul 20.00. Kami meluncurkan dan sampai di TKP pada pukul 20.14. Dalam waktu 15 menit akhirnya kebakaran bisa kami padamkan," tutupnya.
Pewarta : Errica Vannie Editor : Shuvia Rahma