Salah satu jasa tour yang bisa dipilih adalah Fu-Go!. Jasa tour wisata jangka pendek yang digagas Fugu by Vosco Coffee bersama mahasiswa jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Negeri Malang, Jurnal Over Hyped Shape dan Posko Visual ini, selain menawarkan alternatif space buat nongkrong santai, juga memberikan pilihan alternatif buat kamu yang ingin menghabiskan akhir pekan dengan jalan-jalan santai di sekitaran Kayutangan, kawasan legendaris di Kota Malang.
Program Fu-Go! ini menurut salah satu penggagas Fugu by Vosco Coffee, Hendi Suryo Leksono yang juga OKK Hipmi Kota Malang dan Bendahara AMPI, lahir dari keprihatinan melihat turunnya angka kunjungan wisata ke Kota Malang sejak dirundung pandemi COVID-19. Tak hanya wisata, aktivitas warga juga mulai terbatasi.
Terlebih, selama dua bulan ini kawasan Kayutangan ditutup lantaran ada pengerjaan proyek Kayutangan Heritage. Tentu, hal ini berefek domino terhadap perekonomian warga sekitar dan program ini ingin kembali menggeliatkannya.
"Akhirnya, kami punya ide untuk menggerakkan wisata dalam skala kecil, dalam jangka pendek lewat program Fu-Go! Di sekitar sini banyak juga kok destinasi menarik yang bisa ditelusuri lebih dalam dengan berjalan kaki," kata dia kepada reporter, Sabtu (19/12/2020).
Fu-Go! sendiri untuk saat ini menawarkan pilihan destinasi yang terbagi menjadi 3 rute. Pertama adalah rute place atau kawasan bangunan heritage yang nanti akan mengunjungi situs-situs sejarah seperti Tugu Malang, Wisma Tumapel dan lain-lain.
Kedua, ada rute green yang menyasar kunjungan ke sentra pasar flora dan fauna yakni Pasar Hewan dan Bunga Splendid. Pengunjung, kata dia, tidak pulang dengan tangan kosong, karena bisa mendapat buah tangan dari sana seperti ikan cupang atau kaktus misalnya.
Ketiga, rute eats yang nanti pengunjung akan diajak menikmati menu kudapan legendaris di Toko Oen. Dan berakhir dengan berpiknik yahud bersama di Alun-Alun Kota Malang. "Tak hanya itu, mereka juga akan mendapat foto-foto polaroid sebagai kenang-kenangan yang memorable banget," terang dia.
Hal senada dikatakan perwakilan dari mahasiswa DKV UM, Catherine Rembulan, bahwa selain jalan-jalan, nanti juga pengunjung bisa mendapat edukasi terkait sejarah Kota Malang dengan langsung melihat situs aslinya yang masih bertahan.
Dengan harapan, program ini nantinya juga bisa bersinergi dengan program Pemkot Malang yang ingin mengangkat nilai historis dari kawasan wisata Kayutangan Heritage. "Tapi sejauh ini perkenalan dulu, jalan-jalan dulu sama orang-orang terdekat sambil nanti disisipi edukasi sejarah," kata dia.
Menurut Alexander Soegio, Building Owner dan salah satu penggagas Fu-Go!, nantinya ditargetkan program ini akan dibuka untuk kalangan umum pada Januari 2020.
"Sejauh ini, kita hanya buka untuk orang-orang dekat dulu buat testimoni. Nilai plusnya, pengunjung juga bisa dapet konten foto maupun video yang instagramable dari kami. Plus, tumblr isi kopi susu signature dari Fugu by Vosco Coffee juga," tuturnya.
Sebagai informasi, paketan program perjalanan Fu-Go! ini nantinya juga bisa didapat dengan harga yang terjangkau, khususnya bagi warga lokal Kota Malang sendiri. Range paketan harganya mulai Rp 90 ribu hingga 300 ribu.
Gimana? Kalau minat, langsung dateng aja ya ke Fugu Vosco Coffee di Jalan Majapahit, Kota Malang. Editor : Shuvia Rahma