Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kapolresta Malang Gagas Pembekalan Gratis bagi Pendaftar Rekrutmen Polri

Mardi Sampurno • Kamis, 7 April 2022 | 19:20 WIB
KAWAL REKRUTMEN ANGGOTA POLRI: Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hetmanto bersama para jajaran foto bersama undangan usai penandatanganan MoU Penerimaan calon anggota Polri di Ballroom Sanika Satyawada Polresta Malang Kota, kemarin (6/4/2022). (HUMAS
KAWAL REKRUTMEN ANGGOTA POLRI: Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hetmanto bersama para jajaran foto bersama undangan usai penandatanganan MoU Penerimaan calon anggota Polri di Ballroom Sanika Satyawada Polresta Malang Kota, kemarin (6/4/2022). (HUMAS
MALANG KOTA – Kini saatnya Kota Malang menjadi pelopor perubahan paradigma penerimaan calon angota Polri. Di mana untuk menjadi calon anggota Polri itu mudah, tidak ribet dan sangat transparan. Semua indikator penerimannya dijelaskan diawal dan melibatkan pemerintah daerah guna memudahkan peserta dalam memenuhi syarat dan ketentuannya.

Demikian harapan yang dikatakan Kapolresta Malang Kota Kombes Pos Budi Hermanto  kepada Radar Malang usai acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) penerimaan calon angota Polri di Ballroom Sanika Satyawada Polresta Malang Kota, kemarin (6/4/2022). Menurut Buher, sapaan akrab Kapolresta Malang Kota, bentuk perubahan paradigma ini adalah menjadikan ajang penerimaan calon anggota  Polri semakin mudah diikuti oleh masyarakat. ‘’Tentunya ini bukan tugas Polri semata namun lintas  stakeholder, ya mulai pemerintah daerah, akademisi, pers, dan juga LSM,” katanya.

Dijelaskan, apabila ada putra-putri daerah yang karirnya di Polri bisa moncer, sudah barang tentu yang bangga juga daerahnya. Untuk itu, peran serta tanggung jawab daerah untuk bisa menciptakan kader terbaiknya di Polri sangatah penting. Bentuk tanggung jawab yang bisa ditunjukkan misalnya memfasilitasi kebutuhan para pendaftar, misalnya cek kesehatan, tes psikologi dan penyediaan sarana berlatih jasmani. “Niscaya dengan tanggung jawab seperti itu, pasti akan diingat oleh para peserta,” katanya.

Dari Polresta Malang Kota  sendiri, nanti akan membuat semacam pembekalan bagi para peserta sebelum proses seleksi dilakukan. “Mereka akan kita kumpulkan dan diberi pembekalan materi seleksi. Misalnya  bagaimana ketentuan bisa lolos syarat administrasi, tes kesehatan, tes psikologi dan tes jasmani,” jelasnya. Harapannya, peserta bisa  tahu ketentuannya sebelum menjalani serangkaian tes. Dalam melaksanakan pembekalan ini, ditegaskan Buher, Polri tidak menarik biaya alias gratis. Harapannya, dengan cara ini akan memperbanyak jumlah peminat dan peserta yang bisa lolos di jalur yang dikehendaki.

Menangapi masukan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang Suwarjana yang hadir di acara penandatanganan MoU merespon positif. “Ide bagus  ini, kami mendukung ide tersebut dan akan koordinasi lebih lanjut dengan pimpinan guna sinergi dengan lintas OPD guna pengembangan  ide ini,” katanya.

Terpisah,  Ketua LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Malang Raya M. Zuhdy Achmadi menambahkan jika ide dari Buher apabila bisa dilaksanakan sangat positif dampaknya. “Sangat membantu dan berdampak positif ke masyarakat dan sekaligus bisa menepis anggapan miring selama ini terhadap Polri,” katanya.  Selain itu, upaya ini sekaligus juga bisa meningkatkan animo masyarakat untuk menjadi anggota Polri. Menurutnya, atas ide ini Pemkot Malang harus menangkap ide ini karena salah satu bagian dari tugas melayani warganya. “Misal mensubsidi biaya periksa darah bagi para peserta, syukur-syukur bisa gratis.” Imbuh pria yang akrab disapa Didik ini.

Sementara itu dari data yang diperoleh Radar Malang,  penerimaan calon anggota Polri di 2021 lalu  di Panitia Bantuan Penerimaan (Pabanrim) Polresta Malang Kota dirinci sebagai berikut. Untuk jenjang AKPOL (Akademi Polisi) jumlah  pendaftar terverifikasi sebanyak 53 org tidak ada yang lolos seleksi. Kemudian jenjang Bintara Polisi Tugas Umum (PTU) ada sebanyak 114 orang dan lulus 20 orang. Lalu Bintara Kompetensi Khusus Teknologi Informasi (Bakomsus TI ) ada seabnyak 19 pendaftar dan yang lulus 2 orang. Lalu untuk Bintara Rekrutmen Proaktif (Barekpro) dari 6 pendaftar dinyatakan lulus ada 4 orang. Terakhir jenjang Tamtama Brimob + Polair ada 6 pendaftar dan dinyatakan lulus ada 6 orang.

Sementara itu, dalam acara penandatangan MoU kemarin dihadiri oleh sejumlah pihak antara lain  dari akademisi ada Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Prof Dr H M. Zainuddin MA, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Malang Dr Muhtar Hazawawi MAg Kepala Cabang Dinas SMA Kota Malang dan Kota Batu Ema Sumiarti, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang Suwarjana,  Wakil Pemimpin Redaksi Radar Malang Mardi Sampurno, Ketua LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Malang Raya M. Zuhdy Achmadi.

Sementara Rektor UIN Malang Zainuddin dalam sambutannya mengatakan bahwa perlu adanya  sinergi yang bagus dari semua pihak dalam menghadapi masalah-masalah seputar dampak pandemi. “Alhamdulillah Kota Malang bisa keluar dan sukses, berkat bantuan dan peran serta semua pihak. Adanya kerja sama yg baik antar semua pihak,” katanya. Termasuk dalam menghadapi persoalan rekrutmen calon anggota Polri. Semua pihak yang terlibat bisa memberikan kontrol agar pelaksanaan rekrutmen calon anggota Polri bisa berjalan pada riil yang benar. (*/mas) Editor : Mardi Sampurno
#Kapolresta Malang Kota #transparansi #Rekrutmen Anggota Polri #Kota Malang #radar malang