Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Dishub Pasang 23 Cermin Anti-Blind Spot

Mardi Sampurno • Minggu, 10 Juli 2022 | 00:30 WIB
Safety Mirror di Jalan Simpang Sigura-gura ini bisa membantu meminimalisasi angka kecelakaan. Pemasangan cermin seperti inilah yang akan ditambah oleh dishub Kota Malang. (Suharto/radar malang)
Safety Mirror di Jalan Simpang Sigura-gura ini bisa membantu meminimalisasi angka kecelakaan. Pemasangan cermin seperti inilah yang akan ditambah oleh dishub Kota Malang. (Suharto/radar malang)
MALANG KOTA – Blind spot atau area tidak terlihat oleh pengemudi bisa memicu kecelakaan. Karena itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang berusaha menanggulanginya dengan memasang safety mirror atau cermin tikungan.

Tahun ini, dishub bakal memasang safety mirror di 23 titik rawan kecelakaan. Mayoritas berada di persimpangan gang perkampungan yang padat kendaraan. Di antaranya gang RW 01 Kelurahan Ketawanggede, RW 2 Jalan Kertoraharjo-Jalan Kertosentono, dan Jalan Kertorejo-Jalan Kerto Laksono, Kelurahan Ketawanggede (selengkapnya baca grafis)

Safety mirror tersebut bakal membantu pengendara melihat situasi kendaraan di dalam gang, khususnya di persimpangan yang sempit. “Pemasangan ini juga menghindari warga sekitar (jadi korban kecelakaan). Pengendara juga bisa waspada karena tahu kondisi beberapa jalan di perkampungan sempit,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dishub Kota Malang Slamet Sentosa, kemarin (8/7).

Slamet menambahkan, pemasangan safety mirror dilakukan mulai bulan ini. Sebelum melakukan pemasangan, katanya, dishub telah melakukan pengadaan barang secara langsung. Untuk pengadaan 23 cermin tikungan tersebut, Slamet mengeluarkan anggaran hingga Rp 198 juta.

Untuk titik jalan lainnya, Slamet perlu mengkajinya lagi. Sejauh ini dia ingin memasang terlebih dahulu titik jalan yang sudah ditentukan sejak akhir 2021 lalu. “Ketika sudah dipasang safety mirror, harapannya masyarakat ikut menjaga. Karena pemasangan cermin ini untuk mengurangi kecelakaan,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika menjelaskan, pemasangan cermin tikungan di jalan kampung memang diperlukan. Tujuannya untuk meminimalisir angka kecelakaan. “Berguna juga untuk warga sekitar yang melintas karena jalan perkampungan saat ini juga ramai dilalui kendaraan,” ujar Made.

Beberapa waktu lalu, beberapa anggota dewan juga menjaring aspirasi warga. Hasilnya, jalan kampung menjadi ramai ketika jalan utama macet. Alhasil, jalan kampung ikut macet, khususnya di persimpangan. Visibilitas pengendara yang terbatas juga harus ada solusi dari Pemkot Malang untuk memudahkan pengendara. “Dengan cermin ini kami optimistis bisa efektif (mengurangi angka kecelakaan),” tandasnya. (adn/dan)

23 Titik yang Dipasangi Safety Mirror
Lokasi                                                                 Jumlah Titik

RW 1 Kelurahan Ketawanggede                                    4
RW 2 Jalan Kertoraharjo-Jalan Kertosentono                 4
Jalan Kertorejo-Jalan Kerto Laksono                             2
Jalan Kertorejo-Jalan Kertosono                                   1
RW 2 Kelurahan Ketawanggede                                   4
RW 08 Jalan Bareng Raya, Klojen                                3
RW 1 Jalan Joyo Tambaksari-Jalan Mertojoyo                2
Pertigaan Jalan Joyo Raharjo                                       1
RW 3 dan 5 Jalan Joyo Suko Metro                              2

Sumber Grafis: Dishub Kota Malang Editor : Mardi Sampurno
#dprd malang #Cermin Anti-Blind Spot #anggaran #dishub #Safety Mirror