Sejak awal jumlah lulusan yang berhasil diterima di sekolah favorit selalu meningkat. Tahun ini saja setidaknya ada sepuluh siswa berhasil diterima di SMAN 3 Malang dan tujuh siswa diterima di SMAN 1 Malang dengan program SKS lulus dua tahun.
Tentu saja hal itu menjadi bukti upaya sekolah dalam membangun image baru. Kepala SMPN 4 Malang Dr Pancayani Dinihari mengatak a n s eb el u m n y a prestasi non-akademik terutama dalam bidang tari dan pramuka selalu jadi identitas sekolah yang dia pimpin itu. Namun, belakangan ini image itu sudah mulai berubah. Prestasi akademiknya pun tak kalah mentereng. Hal itu dibuktikan dari besarnya lulusan yang diterima di sekolah-sekolah negeri yang favorit. ”Jadi tahun ini lulusannya 90 persen diterima di SMA dan SMK negeri,” ujarnya.
Selain itu, meski begitu, perempuan yang akrab disapa Dini menyebut akan terus meningkatkan prestasi non-akademik juga.
Hal itu akan dia capai dengan bikin program kelas-kelas peminatan yang juga sudah tiga tahun ini berjalan. Kelas-kelas peminatan itu di antaranya adalah kelas olimpiade, kelas PPST, kelas pramuka, kelas literasi, kelas tahfidz, dan lainnya. Dini juga mengatakan tahun ini akan dibuka kelas basket. ”Jadi potensi olahraga juga akan kami gali lebih dalam lagi,” ungkapnya. (dre/abm) Editor : Mardi Sampurno