Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Dua Motor Tabrakan Frontal di Tikungan

Mardi Sampurno • Jumat, 16 Desember 2022 | 04:40 WIB
Komisi C DPRD Kota Batu saat melakukan kunjungan kerja ke GOR Gajah Mada Kota Batu, Selasa (14/7). Foto: Nugraha Perdana
Komisi C DPRD Kota Batu saat melakukan kunjungan kerja ke GOR Gajah Mada Kota Batu, Selasa (14/7). Foto: Nugraha Perdana
MALANG KOTA – Kecelakaan lalu lintas terjadi di tikungan Jalan Raya Sigura-gura, depan Ayam Bakar Pak D, Kota Malang, Rabu pagi (14/12). Dua motor saling bertabrakan dari arah berlawanan hingga dua pengendaranya mengalami luka. Dugaan sementara, salah satu pengendara dalam kecelakaan itu tidak berada dalam kesadaran penuh.

Ada dua korban luka dalam kecelakaan itu. Yang pertama Heru Fransiscus Nomseo, 21, mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT). Dia beralamat di Kompleks RSS Oesapa, RT 049, RW 016, Dusun Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, NTT. Korban kedua adalah Tri Ut Wanto, warga Jalan Ikan Piranha F-10B Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Salah seorang saksi Sandi Ari, mengaku mendengar suara benturan keras saat kecelakaan itu terjadi.

Dia langsung bergegas menuju arah sumber suara benturan. Saat dilihat, ternyata ada dua motor yang bertabrakan dari arah berlawanan. ”Di tikungan ini sering ada pengendara motor yang melaju dengan kecepatan tinggi,” ungkapnya. Saksi lainnya, Anisa Millenia, juga mengaku hanya mendengar suara benturan yang sangat keras. Setelah itu tampak dua pengendara motor tergeletak di jalan. ”Awalnya saya kira jatuh sendiri.

Ternyata tabrakan antara motor dengan motor,” jelasnya. Tabrakan itu sempat membuat kondisi jalan macet. Sebab, Heru yang jatuh setelah tabrakan telentang di jalan dan sulit dibangunkan oleh warga. Beberapa menit kemudian, satu ambulans datang dan langsung memberi pertolongan kepada Tri Ut Wanto yang mengalami luka di tangan.

Tim medis langsung menyangga tangan kanan Tri dengan papan kayu, kemudian membalut dengan perban agar tetap lurus. Itu dilakukan untuk mengantisipasi jika terjadi retak atau patah tulang di tangan driver Hotel Ubud & Cottage Malang tersebut. Pada saat yang sama, Heru masih saja tergeletak di jalan. Beberapa pengemudi ojek online berusaha membangunkan, namun Heru tidak banyak merespons. Dia baru ditangani saat ambulans kedua datang.

Saat hendak dievakuasi tim medis, Heru mengeluh sakit di bagian leher. Kanit Laka Satlantas Polresta Malang Iptu Saiful Ilmi menjelaskan, kecelakaan bermula saat Heru mengendarai Yamaha Fino N-5457-EBG dari arah timur ke barat. Diduga dia berkendara dengan haluan yang terlalu ke kanan dan melebihi markah jalan. Pada saat yang sama, Tri Ut Wanto mengendarai Honda Revo N-4383- BS dari arah berlawanan.

Tabrakan pun tak bisa dihindari. ”Kedua pengendara itu mengalami luka dan dirawat di RS Saiful Anwar Malang,” ujarnya. Pihaknya menyatakan, penyebab dari kecelakaan itu adalah kurang berhati-hatinya pengendara. ”Kami mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Jangan sampai lalai dalam berkendara,” tegasnya. (ifa/kr3/fat) Editor : Mardi Sampurno
#Kecelakaan Lalulintas #Kota Malang