Meski demikian, tetap saja ada sisa 5 persen warga Kota Malang yang harus terjamin UHC. Jumlahnya tak sedikit. Jika dihitung ada sekitar 47 ribu warga mendesak segera terdaftar menjadi peserta JKN. Sejumlah upaya dilakukan BPJS Kesehatan Cabang Malang. ”Salah satunya kami melakukan koordinasi dengan pemda (pemerintah daerah) agar semua warga yang belum ter-cover bisa segera ter-cover," kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Malang Dina Diana Permata, kemarin (1/2).
Wanita berkacamata itu menambahkan capaian UHC Kota Malang dan Kota Batu sudah lebih baik ketimbang daerah lain. Salah satunya jika dibandingkan dengan Kabupaten Malang. Capaian kepesertaan BPJS Kesehatan di Kabupaten Malang meskipun belum mencapai UHC. Atau masih di bawah 90 persen.
Namun Dina menyebut semua capaian UHC di Malang Raya sudah cukup tinggi apabila dilihat dari jumlah penduduknya. Pihaknya pun tetap memasang target semua warga di Kota Malang bahkan Malang Raya bisa ter-cover BPJS Kesehatan. Apalagi sekarang ada sejumlah kemudahan, salah satunya jika berasal dari golongan prasejahtera bisa dibantu pemda. ”Jadi ada sistem PBI (penerima bantuan iuran), bisa dari pusat dan daerah juga,” tegas Dina.
Agar data warga yang menerima PBI tidak salah sasaran, Dina sudah meminta tiga pemda di Malang Raya untuk melakukan pembaruan data terkini. Khususnya jika ada perpindahan penduduk antarkota bisa secara real time diperbarui. Dina optimistis pemda di Malang Raya bisa memenuhi capaian UHC sampai 100 persen. (mel/adn) Editor : Aditya Novrian