Sebanyak 38 titik telah dikeruk dengan alat berat seperti backhoe (selengkapnya baca grafis). Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga DPUPRPKP Kota Malang Surya Adhi Nugraha mengatakan, pengerukan dilakukan demi mengurangi genangan air. Salah satunya saluran drainase di Jalan Puntodewo, Kecamatan Blimbing.
”Di saluran sepanjang 50 meter itu kami keruk, pasalnya setiap hujan pasti banjir setinggi lutut orang dewasa,” kata dia, kemarin.
Pejabat eselon III B Pemkot Malang itu menjelaskan beberapa titik drainase masih akan dilakukan normalisasi. Setiap melakukan normalisasi, sampah plastik dan lumpur masih saja banyak dijumpai. Dia menyayangkan perilaku masyarakat yang masih membuang sampah secara sembarangan membuat banjir sulit diatasi. Padahal dengan membuang sampah di tempatnya sudah bisa mengurangi potensi banjir.
Untuk normalisasi saluran drainase, DPUPRPKP memiliki anggaran sebesar Rp 2 miliar. Nantinya, rutin setiap minggu akan ada sejumlah saluran air yang akan dikeruk.
”Tujuannya supaya ke depan tidak ada lagi banjir,” harap Surya. (mel/adn) Editor : Aditya Novrian