Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

DPUPRPKP Keruk 38 Titik Drainase selama 2,5 Bulan

Aditya Novrian • Rabu, 15 Maret 2023 | 18:00 WIB
SOLUSI CEGAH BANJIR: Wali Kota Sutiaji menyaksikan pengerukan sungai di sekitar De Claster Nirwana Pandanwangi (9/2).  Selain pengerukan, Sutiaji juga menginstruksikan pembongkaran gedung eks pabrik karet di atas sungai. (Suharto/Radar Malang)
SOLUSI CEGAH BANJIR: Wali Kota Sutiaji menyaksikan pengerukan sungai di sekitar De Claster Nirwana Pandanwangi (9/2).  Selain pengerukan, Sutiaji juga menginstruksikan pembongkaran gedung eks pabrik karet di atas sungai. (Suharto/Radar Malang)
MALANG KOTA - Saluran drainase yang tersumbat masih menjadi salah satu penyebab banjir. Tak ayal sebanyak 36 titik menjadi langganan banjir karena saluran tersumbat. Sadar dengan masalah tersebut, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang selama 2,5 bulan melakukan normalisasi sejumlah saluran drainase.

Sebanyak 38 titik telah dikeruk dengan alat berat seperti backhoe (selengkapnya baca grafis). Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga DPUPRPKP Kota Malang Surya Adhi Nugraha mengatakan, pengerukan dilakukan demi mengurangi genangan air. Salah satunya saluran drainase di Jalan Puntodewo, Kecamatan Blimbing.

”Di saluran sepanjang 50 meter itu kami keruk, pasalnya setiap hujan pasti banjir setinggi lutut orang dewasa,” kata dia, kemarin.

Photo
Photo
Grafis Beberapa Titik Drainase yang Dikeruk. (Rahadian Bagaskara/Radar Malang)

Pejabat eselon III B Pemkot Malang itu menjelaskan beberapa titik drainase masih akan dilakukan normalisasi. Setiap melakukan normalisasi, sampah plastik dan lumpur masih saja banyak dijumpai. Dia menyayangkan perilaku masyarakat yang masih membuang sampah secara sembarangan membuat banjir sulit diatasi. Padahal dengan membuang sampah di tempatnya sudah bisa mengurangi potensi banjir.

Untuk normalisasi saluran drainase, DPUPRPKP memiliki anggaran sebesar Rp 2 miliar. Nantinya, rutin setiap minggu akan ada sejumlah saluran air yang akan dikeruk.

”Tujuannya supaya ke depan tidak ada lagi banjir,” harap Surya. (mel/adn) Editor : Aditya Novrian
#Drainase #Keruk #Banjir #Pemkot Malang #Info malang #Kota Malang #radar malang