Hingga kemarin (29/4), perbaikan masih dilakukan. Pantauan Jawa Pos Radar Malang, ada empat titik yang rusak dalam satu area tersebut. Untuk mengantisipasi kendaraan yang terperosok, di lokasi tersebut terpasang palang berwarna merah.
”Kejadian seperti ini (paving ambrol) sudah kesekian kalinya. Sebelum Ramadan lalu sudah rusak dan kami perbaiki, tapi lokasinya agak jauh dari sini,” ujar Suratno, 46, salah seorang pekerja yang memperbaiki paving ambrol tersebut.
Dia bersama 10 pekerja lainnya memperbaiki empat titik jalan yang rusak. Dia mengebut perbaikan karena khawatir ambrolnya paving tersebut mengakibatkan pengendara kecelakaan. Apalagi saat malam hari, kondisinya gelap, sehingga rawan bagi pengendara. ”Paving ini rusak karena derasnya air hujan,” kata dia.
Sedangkan Aditya Rama, salah satu satpam di lokasi tersebut mengatakan, lokasi ini sering rusak dan menjadi tempat buangan air dari atas. "Tiap tahun saat musim hujan, jalan paving lembah Dieng ini selalu banjir,” kata dia.(rb2/dan) Editor : Mahmudan