MALANG KOTA – Awal Ramadan, masyarakat mulai berburu kurma. Hal itu terlihat dari toko kurma di Jalan Syarif Al Qodri (biasa disebut Embong Arab) dipadati pengunjung kemarin (12/3). Mereka datang silih berganti untuk membeli kurma.
Salah satu penjual kurma, Ali menyebutkan ada 7 jenis kurma yang dijual. Tapi yang paling diburu pembeli adalah kurma Sukari. Harganya relatif jika dibanding jenis lainnya. Biasanya Ali menjualnya dengan harga Rp 80 ribu per kilogram, sementara jenis lain seperti Kurma Rosul dibanderol Rp 200 ribu per kilogram. ”Kurma Sukari disukai karena rasanya manis dan empuk,” tuturnya.
Selain itu, dia mengatakan, tampilannya juga lebih berisi jika dibandingkan jenis lain. ”Memasuki awal Ramadan, penjualan meningkat 75 persen,” kata dia.
Sementara hari biasanya berkisar 40 kilogram per sehari. Sejak Ramadan, dia mampu menjual Rp 70 ribu per kilogram per hari. “Nanti menjelang Lebaran akan lebih ramai lagi,” imbuhnya.
Peningkatan penjualan kurma terasa sejak h-1 Ramadan. Meski penjualan meningkat, dia mengatakan, harga kurma tidak dinaikkan. ”Harganya sama seperti hari-hari di luar Ramadan,” terangnya.
Meski penjualan meningkat 75 persen dibanding hari biasa, Ali menyebut bahwa penjualan Ramadan kali ini termasuk sepi. Sebab Ramadan tahun-tahun sebelumnya lebih banyak lagi pembeli kurma. “Yang jual kurma sekarang ini juga tambah banyak,” kata dia.
Salah satu pembeli, Kusna mengaku membeli kurma untuk menu pelengkap sahur dan buka. Dia membeli kurma jenis sukari dan kurma Tunisia masing-masing setengah kilogram. “Paling seminggu sudah habis. Nanti beli lagi ke sini,” ungkapnya. (dur/dan)
Editor : Mahmudan