Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Dirut Baru PDAM Malang Janjikan Forum Sambang Pelanggan

Fathoni Prakarsa Nanda • Rabu, 31 Juli 2024 | 18:05 WIB
SHARING INOVASI: Dirut Perumda Tugu Tirta .P.S, Direktur Admin dan Keuangan W. Darmawan, Direktur Teknik M. Fauzan Indrawan, berbincang dengan direktur dan manajemen Jawa Pos Radar Malang (30/7).
SHARING INOVASI: Dirut Perumda Tugu Tirta .P.S, Direktur Admin dan Keuangan W. Darmawan, Direktur Teknik M. Fauzan Indrawan, berbincang dengan direktur dan manajemen Jawa Pos Radar Malang (30/7).

MALANG KOTA – Dua pekan setelah berganti pimpinan, Perumda Tugu Tirta (PDAM) menyiapkan sejumlah terobosan.

Selain menambah suplai air, mereka juga memperbanyak saluran komunikasi dengan para pelanggan.

Baik melalui media massa dan media sosial, serta pertemuan langsung untuk menampung keluhan pelanggan dan memberikan solusi.

Saat berkunjung ke kantor Jawa Pos Radar Malang kemarin (30/7), Direktur Utama Perumda Tugu Tirta Priyo ”Bogank” Sudibyo mengatakan ada empat masalah besar yang selama ini terjadi di PDAM.

Yakni efisiensi dalam operasional, kompetensi SDM, komunikasi dengan pelanggan, dan layanan.

”Saat saya menyelami, kondisi di internal perusahaan tidak sehat. Karena itu, saya bersama direksi lainnya ingin mengembalikan PDAM menjadi BUMD yang sehat,” kata dia.

Untuk mengatasi empat masalah tersebut, Bogank menyiapkan sejumlah terobosan.

Salah satunya meningkatkan komunikasi dengan cara menyapa pelanggan media massa maupun media sosial.

Misalnya dengan konsep podcast atau pun publikasi yang lain.

Bogank juga berencana membuat program sambang pelanggan di tingkat kelurahan maupun kecamatan.

Bentuknya berupa kunjungan langsung ke pelanggan minimal satu bulan sekali.

Dalam kunjungan tersebut, pelanggan bisa mengadukan masalah-masalah terkait layanan PDAM.

Modelnya bisa berbentuk tanya jawab.

Menurut Bogank, selama ini PDAM sebenarnya sudah melakukan komunikasi dengan pelanggan melalui layanan pengaduan.

Dalam forum publik di aplikasi WhatsApp, pengaduan dari pelanggan langsung diteruskan ke bagian terkait agar bisa segera ditangani.

Demikian pula jika ada kegiatan penggantian pipa.

Pihak PDAM selalu mengumumkan melalui media sosial.

”Ternyata masih belum bisa maksimal. Masih banyak yang belum mendapat informasi,” imbuh lelaki yang juga Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kabupaten Malang tersebut.

Selain meningkatkan komunikasi dengan pelanggan, Bogank juga menyiapkan langkah sinergi dengan dua daerah lain.

Yakni Kabupaten Malang dan Kota Batu.

”Itu sudah mulai kami lakukan. Terutama untuk layanan dari Sumber Pitu dan Sumber Banyuning,” ungkapnya.

Suplai air dari dua sumber tersebut akan ditingkatkan.

Contohnya pasokan dari Sumber Pitu yang sebelumnya 80 meter kubik per detik menjadi 140 meter kubik. (mel/fat)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#suplai air #PDAM #Kunjungi Pelanggan #malang